Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua memastikan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) akan digelar pada 5–6 Juni 2026 di Jayapura. Forum ini dijadwalkan menjadi ajang pemilihan Ketua Umum serta kepengurusan KONI Papua masa bakti 2026–2030, sekaligus penetapan kebijakan dan program strategis pembinaan prestasi olahraga di Papua.
Kepastian jadwal tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Papua, Dr. Kenius Kogoya, didampingi jajaran pimpinan, dalam keterangan pers di Jayapura, Selasa (26/5/2026). Ia menyebut penetapan waktu pelaksanaan Musorprov telah dibahas melalui rapat internal dan dikoordinasikan dengan KONI Pusat.
Menurut Kenius, pelaksanaan Musorprov dipercepat dengan mempertimbangkan agenda olahraga nasional yang semakin dekat, terutama babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) yang dijadwalkan berlangsung dari awal Maret 2027 hingga akhir 2027. Selain itu, Papua juga akan menyiapkan kontingen untuk mengikuti PON XXII yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2028.
Ia menilai percepatan ini diperlukan agar kepengurusan KONI Papua yang baru memiliki waktu cukup untuk mempersiapkan atlet dan program pembinaan. Kenius juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua, dan Gubernur Papua telah menyetujui jadwal pelaksanaan Musorprov pada 5–6 Juni 2026.
Saat ini, kepanitiaan Musorprov telah dibentuk, begitu pula tim penjaringan calon ketua umum yang mulai bekerja. Kenius menyatakan tim penjaringan akan menyampaikan informasi teknis kepada publik, termasuk jadwal dan persyaratan pencalonan.
Sekretaris Umum KONI Papua, George Weyasu, S.H., menambahkan bahwa tim penjaringan dan penyaringan bakal calon Ketua Umum KONI Papua telah ditetapkan melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) di Jayapura pada 16 April 2026. Tim tersebut terdiri dari Henky Sawaki, Benny Jensenem, Otniel Deda, Korneles Yanuaring, dan Thelma Numberi.
Weyasu juga menyebut kepanitiaan Musorprov telah terbentuk dengan Ayub Woisiri sebagai ketua panitia. Sejumlah agenda yang menjadi perhatian KONI Papua dan pengurus provinsi cabang olahraga menjelang PON XXII NTB–NTT antara lain persiapan atlet menghadapi babak kualifikasi PON, peningkatan manajerial organisasi KONI dan pengprov cabang olahraga, serta penguatan pembinaan prestasi.