Sejumlah peristiwa politik menjadi perhatian pada Minggu (31/5), mulai dari kabar duka wafatnya mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu hingga penjelasan pemerintah terkait agenda Presiden Prabowo Subianto.
Mantan Menteri Pertahanan RI periode 2014–2019, Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu. Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Kolonel Arm Rico Ricardo Sirait menyampaikan Ryamizard wafat pada pukul 14.03 WIB setelah menjalani perawatan di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD.
Presiden Prabowo Subianto turut menyampaikan duka cita atas wafatnya Ryamizard. Ucapan belasungkawa itu disampaikan melalui unggahan cerita di akun Instagram resmi Prabowo (@prabowo) pada Minggu malam.
Dalam perkembangan lain, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menilai Presiden Prabowo memiliki keunikan dalam hubungan internasional karena mampu menjalin relasi baik dengan para pemimpin negara-negara adidaya. Dalam jumpa pers persiapan PT Danantara Sumberdaya Indonesia di Jakarta, Qodari menyebut hubungan baik tersebut antara lain dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, serta Presiden China Xi Jinping.
Qodari juga menegaskan agenda resmi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo pada pekan ini hanya ke Prancis. Ia menyatakan sejak awal tidak ada pernyataan resmi pemerintah RI bahwa Presiden akan berkunjung ke Italia, dan jadwal resmi yang ada memang hanya ke Prancis.
Sementara itu, Bakom menyampaikan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 akan digelar pada Senin (1/6). Menurut Qodari, kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam upacara tersebut masih menunggu konfirmasi resmi, yang akan disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.