Dua penyanyi pria Vietnam, Jun Phạm dan Gemini Hùng Huỳnh, sama-sama menghadapi gelombang kritik setelah merilis video musik (MV) terbaru mereka. Di YouTube, kedua MV tersebut mendapat lonjakan tanda tidak suka (dislike) yang jumlahnya dilaporkan lebih tinggi dibandingkan like, mencerminkan kekecewaan sebagian penonton meski produksi disebut melibatkan investasi besar dan nama-nama populer.
MV Jun Phạm berjudul Truth or Dare dirilis pada malam 28 Maret dan menjadi penanda kembalinya ia setelah tampil dalam sejumlah acara realitas, termasuk Brother Overcoming a Thousand Obstacles. Dalam karya ini, Jun Phạm mengubah citra ke arah “bad boy” dengan konsep yang memadukan romansa dan unsur sensual. Cerita MV berkisar pada seorang pemuda yang gemar memasak dan jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seorang gadis misterius.
Namun, sejumlah adegan jarak dekat saat memasak—seperti menguleni dan menggulung adonan, membentuk makanan, memarinasi daging, hingga sashimi—menuai kritik tajam karena dianggap vulgar dan menyinggung. Tim produksi juga disorot karena tidak menetapkan batasan usia penonton. Sebagian warganet membandingkannya dengan MV Sashimi milik Chi Pu yang sebelumnya sempat diboikot karena alasan serupa, dan menilai karya Jun Phạm kurang berkelas serta tidak menyenangkan.
Dari sisi musik, Truth or Dare (digubah oleh Jun Phạm dan APJ, diproduseri oleh APJ - MONOTAPE) juga mendapat penilaian negatif. Sejumlah komentar menyebut lagunya terdengar “ketinggalan zaman”, menyerupai pop dance satu dekade lalu, kurang memiliki klimaks, dan tidak mengikuti tren terkini. Disebutkan, sehari setelah dirilis MV ini menerima hampir 1.000 dislike disertai banyak komentar negatif di media sosial. Hingga informasi ini disampaikan, Jun Phạm belum memberikan tanggapan resmi.
Sementara itu, Hùng Huỳnh merilis MV Dep Ma yang menampilkan Hoa Minzy pada 19 Maret, menandai kembalinya ia setelah hampir setahun absen. Penyanyi yang dikenal dengan penampilan menarik dan kemampuan menari ini memilih jalur musik folk kontemporer, bekerja sama dengan tim di balik lagu hit Bac Bling (digubah oleh Tuan Cry, diproduseri oleh Masew dan DJ Feliks), serta mengajak Hoa Minzy mengisi bagian vokal.
Meski mengusung nuansa perayaan budaya tradisional, MV tersebut cepat mendapat ketidaksetujuan karena penampilan vokal Hùng Huỳnh dinilai hambar, kurang mendalam, dan tanpa klimaks. Setelah 12 hari dirilis, Dep Ma disebut meraih sekitar 1 juta penayangan dengan 31.000 like dan 18.000 dislike. Sejumlah komentar penonton menyoroti bahwa beat dianggap menarik, tetapi vokal Hùng Huỳnh dipandang tidak cocok dan terlalu aman. Di sisi lain, kontribusi Hoa Minzy, termasuk bagian rap, disebut mendapat apresiasi, namun keseluruhan MV tetap dinilai belum memenuhi ekspektasi.
Dua kasus ini menggambarkan tekanan yang kian kuat di industri musik Vietnam, seiring meningkatnya tuntutan audiens terhadap ide baru sekaligus kualitas musik dan eksekusi produksi.

