Cirebon, Jawa Barat — Himpunan Mahasiswa Tafsir Al-Quran (HIMATA) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) mengunjungi Pondok Pesantren Sains Salman Assalam pada Jumat (1/4) untuk melaksanakan program kerja santunan bagi anak yatim dan dhuafa.
Dalam kegiatan tersebut, santunan diberikan kepada 16 anak yatim dan dhuafa. Acara juga dihadiri pimpinan sekaligus pengasuh Ponpes Sains Salman Assalam, Dr. KH. Usep Saifuddin Zuhri, M.Pd, yang turut menyampaikan nasihat kepada para peserta.
Ketua pelaksana kegiatan, Alwin Fajar, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga, membina, dan mengasuh anak yatim. Ia menyebut hal itu sejalan dengan pesan dalam QS. Al-Maun.
Sementara itu, Bupati HIMATA, Diki Ramadhan, mengatakan kerja sama HIMATA dengan Ponpes Sains Salman Assalam telah berlangsung untuk kedua kalinya. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus terjaga dan saling mendukung. Diki juga menyampaikan rencana kerja sama pada bulan Ramadan melalui program pesantren kilat.
Dalam wejangannya, KH. Usep Saifuddin Zuhri menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan program santunan yang dilakukan para mahasiswa. Ia juga menyampaikan pandangannya bahwa anak yatim tidak hanya dimaknai sebagai mereka yang kehilangan orang tua, tetapi juga dapat dimaknai sebagai seseorang yang tidak memelihara akal dan hati. Ia berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan serta mempererat hubungan UMC dan Ponpes Salman dalam membangun syiar dakwah.
Setelah rangkaian sambutan, panitia menyalurkan donasi dan makanan kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang hadir.

