Grup vokal perempuan pop global asal Indonesia, No Na, menarik perhatian publik lewat single debut mereka berjudul “Shoot”. Grup yang berada di bawah naungan 88rising itu merilis video musik “Shoot” yang menonjolkan lanskap alam Indonesia sebagai latar utama.
Video musik yang dirilis sembilan bulan lalu tersebut telah ditonton 9,2 juta kali di YouTube. Salah satu hal yang membuatnya menonjol adalah penggunaan suasana pedesaan, termasuk hamparan persawahan yang memberi nuansa khas Indonesia.
Tema alam Indonesia dalam video musik itu ditampilkan melalui sejumlah lokasi, seperti air terjun, sawah bertingkat, dan pegunungan. Pilihan latar tersebut memperlihatkan suasana yang asri dan menekankan nuansa alam terbuka.
Dalam video musik “Shoot”, para personel No Na—Baila Fauri, Shazfa Adesya, Esther Geraldine, dan Christy Gardena—digambarkan menikmati kebersamaan di sebuah desa yang tenang. Mereka ditampilkan dalam suasana ceria dan penuh sukacita.
Video dibuka dengan gambaran pedesaan Indonesia disertai kicau burung. Nuansa tradisional turut dihadirkan melalui adegan anak-anak yang bermain Domikado dan congklak, permainan tradisional yang dikenal di Indonesia.
Penggunaan latar alam Indonesia dalam video musik tersebut disebut bukan semata untuk estetika visual. Video itu juga menjadi cara No Na memperlihatkan keindahan alam Tanah Air kepada penonton internasional sekaligus menunjukkan kebanggaan terhadap Indonesia.
Di sisi lain, No Na juga menjadi pembicaraan di media sosial X setelah mendapat komentar dari K-Netz (netizen Korea) terkait video musik “Shoot”. Sejumlah komentar menyebut pemilihan lokasi syuting di persawahan sebagai tanda kurangnya modal.
Respons tersebut memicu dukungan dari netizen Indonesia serta gabungan netizen Asia Tenggara yang dikenal sebagai SEAblings. Mereka memberikan dukungan kepada No Na, termasuk membalas komentar yang bernada kritik dan mengirim pesan positif untuk grup tersebut.

