Musik orkestra di SMA Muhammadiyah 10 (SMAM X) Surabaya tidak hanya dijalankan sebagai kegiatan seni. Sekolah yang berada di kawasan Genteng itu menjadikan orkestra sebagai wadah pembelajaran karakter bagi para siswa.
Program orkestra tersebut telah berlangsung selama delapan tahun dan menjadi salah satu kegiatan yang paling konsisten dipertahankan sekolah. Saat ini, kelompok orkestra SMAM X beranggotakan sekitar 60 siswa yang memainkan berbagai alat musik secara bersama-sama.
Direktur Penjamin Mutu Sekolah MBA Spartan, Sudarusman, mengatakan orkestra dipilih sebagai program unggulan karena dinilai mampu menggabungkan banyak aspek pendidikan dalam satu aktivitas. “Kami mengambil orkestra sebagai unggulan karena ini merupakan bagian yang tersulit dan memiliki nilai-nilai edukasi yang sangat lengkap. Konsep pendidikan yang menerapkan enam ranah, mulai dari ranah pikir, emosional, hati, sosial, raga, hingga ranah spiritual, semuanya lengkap ada di dalam orkestra tersebut,” kata Sudarusman, Senin, 1 Juni 2026.
Menurutnya, bermain dalam sebuah orkestra menuntut siswa tidak hanya menguasai teknik bermusik. Mereka juga dituntut belajar disiplin, kerja sama, komunikasi, serta kemampuan mengendalikan diri agar dapat menghasilkan harmoni bersama.
Karena melibatkan banyak pemain dengan instrumen berbeda, proses latihan dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Di balik konsistensinya, kelompok orkestra SMAM X juga menghadapi tantangan regenerasi, karena setiap tahun sekolah harus menyiapkan anggota baru untuk menggantikan siswa kelas 12 yang telah lulus.