BERITA TERKINI
Pameran dan Pertunjukan Musik Tradisional Vietnam Tarik Perhatian Warga Prancis di Arcueil

Pameran dan Pertunjukan Musik Tradisional Vietnam Tarik Perhatian Warga Prancis di Arcueil

Pameran dan pertunjukan alat musik tradisional Vietnam digelar di Arcueil, provinsi Val-de-Marne, Prancis, pada malam 30 Mei waktu setempat. Kegiatan ini diselenggarakan Asosiasi Pencahayaan Aurore bekerja sama dengan Pusat Kebudayaan Vietnam di Prancis dan Perpustakaan Louis Pergaud.

Melalui program tersebut, masyarakat setempat diajak mengenal beragam instrumen tradisional Vietnam, mulai dari đàn bầu, đàn T’rưng, berbagai jenis drum dan gong, seruling, xilofon batu, hingga alat musik rakyat lainnya. Selain dipamerkan, sejumlah instrumen juga dimainkan langsung oleh para seniman yang sekaligus memperkenalkan sejarah, struktur, dan karakteristik masing-masing alat musik.

Salah satu bagian yang paling menarik perhatian penonton adalah pengenalan đàn bầu, alat musik bersenar tunggal yang dikenal mampu menghasilkan bunyi yang kaya dan ekspresif. Sejumlah peserta mengaku terkejut ketika pertama kali mendengar dan mempelajari alat musik yang kerap dianggap sebagai simbol musik tradisional Vietnam tersebut.

Pierre-Michel, salah satu penonton, mengatakan keragaman bunyi alat musik Vietnam memberinya pengalaman budaya baru yang menarik. Menurutnya, yang menonjol bukan hanya aspek teknis instrumen, tetapi juga semangat, emosi, dan dedikasi para seniman dalam menjaga warisan musik nasional mereka.

Direktur Perpustakaan Louis Pergaud, Anne Balavoine, menyampaikan bahwa perpustakaan secara rutin mengadakan kegiatan budaya dunia untuk membuka kesempatan bagi warga setempat mengenal berbagai budaya. Ia menilai musik menjadi salah satu cara efektif untuk membantu masyarakat mengakses dan menghargai identitas suatu bangsa, sekaligus mendorong pemahaman dan hubungan antarkomunitas yang hidup berdampingan di Prancis.

Kepala bidang budaya Perpustakaan Louis Pergaud, Chloé Sefrin, menjelaskan bahwa setelah Jepang dan Korea Selatan pada tahun-tahun sebelumnya, Vietnam dipilih sebagai tema program tahun ini. Selain pameran dan pertunjukan alat musik tradisional, penyelenggara juga menyiapkan kegiatan lain terkait kuliner, komik, dan seni kreatif untuk publik.

Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat setempat, khususnya pada segmen pertunjukan alat musik tradisional. Penyelenggara menilai kegiatan ini turut memperkaya kehidupan budaya dan memperkuat pertukaran antarkomunitas di tingkat lokal.

Wakil Direktur Pusat Kebudayaan Vietnam di Prancis, Direktur dan Seniman Berprestasi Tang Thanh Son, mengatakan tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan aspek-aspek khas budaya Vietnam kepada publik internasional melalui musik tradisional. Ia menyebut banyak penonton asing terkejut mengetahui Vietnam memiliki sistem alat musik tradisional yang kaya dengan timbre unik, termasuk beberapa yang nyaris tidak ditemukan di tempat lain.

Menurut Tang Thanh Son, para seniman memilih karya-karya representatif dari berbagai wilayah, mulai dari lagu rakyat Quan Ho di Delta Utara, musik Vietnam Tengah, hingga melodi yang dipengaruhi Dataran Tinggi Tengah dan Vietnam Selatan. Melalui pilihan repertoar itu, penonton diajak mengapresiasi keragaman dan kekayaan budaya Vietnam. Ia menambahkan, musik tradisional tidak hanya mencerminkan kehidupan spiritual masyarakat, tetapi juga memuat nilai budaya, sejarah, dan kemanusiaan yang diwariskan lintas generasi.

Presiden Asosiasi Pencahayaan Aurore, Tran Thu Dung, menyatakan banyak penonton Prancis mengungkapkan keterkejutan dan kegembiraan karena baru pertama kali diperkenalkan pada alat musik yang dibuat dari bambu, rotan, batu, dan bahan lain yang akrab dalam kehidupan masyarakat Vietnam. Ia menilai sebagian warga selama ini lebih sering mengenal instrumen Barat seperti piano dan biola, sehingga terkesan dengan kekayaan serta keunikan musik tradisional Vietnam.

Tran Thu Dung juga menekankan pentingnya pertukaran budaya di tingkat lokal untuk memperkenalkan citra Vietnam dan masyarakatnya. Menurutnya, pengenalan musik dan budaya Vietnam di Prancis membantu publik internasional memahami kedalaman budaya Vietnam dan kontribusinya bagi keragaman budaya dunia.

Kegiatan ini turut melibatkan seniman dari komunitas Vietnam di Prancis. Seniman Ho Thu Nga menyampaikan para seniman secara rutin meluangkan waktu berlatih dan berpartisipasi dalam aktivitas budaya komunitas sebagai bentuk kontribusi dalam melestarikan, menjaga, dan mempromosikan budaya Vietnam di luar negeri.