DENPASAR — Program Indonesia Healthy Cities with Pride kembali menggelar Pameran Manusia sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu HIV dan kekerasan seksual. Kegiatan yang telah memasuki hari kedua pelaksanaan ini merupakan bagian dari rangkaian program yang berjalan sejak 2023.
Tim Program Indonesia Healthy Cities with Pride, Ni Kadek Sintya Anggreni, mengatakan Pameran Manusia dirancang sebagai puncak dari proses panjang implementasi program. Menurutnya, kegiatan ini dibangun untuk membuka ruang dialog dan memperkuat pemahaman publik terhadap isu-isu sensitif yang masih kerap diwarnai stigma.
“Pameran Manusia ini adalah salah satu rangkaian dari program Indonesia Healthy Cities with Pride. Harapannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait isu HIV dan juga kekerasan seksual. Ini juga menjadi puncak dari perjalanan implementasi program sejak tahun 2023,” ujar Sintya.
Sintya menambahkan, Pameran Manusia berlangsung selama tiga hari dengan sejumlah agenda. Pada hari kedua, salah satu kegiatan yang digelar adalah Ruang Dialektika, sebuah forum yang menghadirkan berbagai pihak yang peduli terhadap isu HIV dan kekerasan seksual untuk berbagi gagasan serta pengalaman.
Direktur Eksekutif PKBI Daerah Bali, A.A. Ayu Ratna Wulandari, menilai kegiatan ini sejalan dengan visi PKBI dalam membangun keluarga dan masyarakat yang bertanggung jawab serta inklusif. Ia menekankan pentingnya proses bertahap dalam mendorong perubahan.
“Tujuan kami sebagai organisasi adalah membentuk keluarga dan masyarakat yang bertanggung jawab dan inklusif. Dari gagasan dan pengalaman yang dibagikan para panelis, memang semua membutuhkan waktu, tetapi ketika hal-hal kecil sudah mulai diupayakan sejak sekarang, kami yakin akan menuju ke sana,” kata Ratna.

