Pameran Sekolah Islam Favorit 2026 menyedot perhatian ribuan warga selama lima hari pelaksanaan, Rabu (14/1) hingga Ahad (18/1). Area pameran tampak dipadati pengunjung yang datang untuk mencari referensi sekolah terbaik bagi anak-anak mereka.
Keramaian juga terlihat di area panggung utama. Setiap hari, agenda panggung diisi berbagai pentas bakat siswa serta ajang lomba. Pengunjung tampak berkerumun memberikan apresiasi saat menyaksikan penampilan siswa-siswi dari berbagai institusi pendidikan Islam.
Keikutsertaan puluhan sekolah Islam dan pondok pesantren ternama dalam satu lokasi menjadi salah satu daya tarik. Para peserta pameran juga membuka pendaftaran siswa baru secara serentak, sehingga orang tua dapat membandingkan program unggulan tanpa perlu mendatangi banyak tempat.
Salah satu pengunjung, Azhari, menilai kegiatan ini memudahkan orang tua dalam menentukan pilihan. “Alhamdulillah, ini sangat membantu saya dalam memilih sekolah Islam yang tepat untuk anak saya yang kedua. Informasi yang didapat sangat lengkap,” ujarnya di lokasi pameran.
Fatmawati yang datang bersama keluarganya menyampaikan harapan agar pameran serupa digelar rutin. “Saya kira pameran seperti ini perlu rutin diadakan untuk memudahkan orang tua lainnya. Di sini kita bisa langsung melihat bakat siswanya, mempelajari programnya, dan bahkan bisa daftar langsung di tempat,” katanya.
Direktur Majalah Nurani, Drs. H. Nur Cahya Hadi, mengakui antusiasme masyarakat pada awal 2026 melampaui ekspektasi. Menurutnya, tingginya angka kunjungan mencerminkan meningkatnya kesadaran orang tua untuk memberikan pendidikan agama yang berkualitas.
“Antusiasme warga sangat tinggi. Mereka datang memang khusus untuk mencari sekolah Islam terbaik bagi anak-anaknya,” ujar Nur Cahya Hadi.
Melihat respons tersebut, Majalah Nurani berencana menggelar pameran serupa pada Oktober 2026. “Oleh karena itu, insya Allah pameran serupa akan kita gelar kembali pada Oktober 2026. Kami akan mengusung tema Pameran Sekolah Islam Unggulan atau Islamic Education Fair yang lebih besar lagi,” pungkasnya.

