Keluarga komposer Thanh Tung (1948–2016) bekerja sama dengan Asosiasi Seni Rupa Vietnam menggelar pameran khusus untuk memperingati 10 tahun wafatnya musisi tersebut. Pameran ini dirancang sebagai ruang untuk melestarikan kenangan, musik, dan semangat salah satu komposer yang berpengaruh dalam sejarah musik modern Vietnam.
Pameran foto dan dokumenter bertajuk “Thanh Tung – Warisan Cinta” dibuka pada 25 Mei sore di Gedung Pameran Seni Rupa, Jalan Ngo Quyen 16, Hanoi. Dalam pameran ini ditampilkan lebih dari 100 gambar, dokumen, partitur musik tulisan tangan, serta beragam artefak berharga yang untuk pertama kalinya dipublikasikan dari arsip keluarga Thanh Tung.
Selain koleksi keluarga, pameran juga menghadirkan materi langka yang disumbangkan oleh teman, seniman, kolektor, dan pecinta musik dari dalam maupun luar negeri. Ruang pameran disusun sebagai perjalanan kenangan yang merekonstruksi jalur artistik Thanh Tung, mulai dari masa studinya di Konservatorium Pyongyang, aktivitas musik setelah kembali ke tanah air, hingga periode ketika ia menjadi salah satu musisi populer terkemuka pada 1980-an sampai 2000-an.
Salah satu daya tarik utama pameran adalah ruang audiovisual yang menghadirkan kembali suasana kehidupan musik dekade sebelumnya melalui koleksi kaset, piringan hitam, CD, rekaman audio, dan film. Materi tersebut menampilkan karya-karya yang digubah Thanh Tung, termasuk “The Cards Are Stacked Against You” dan “The Land of the Rock”. Sejumlah karya terkenal dari era 1970-an hingga 1990-an juga didigitalisasi sehingga pengunjung dapat mendengarkannya langsung melalui headphone pribadi.
Mewakili panitia penyelenggara, Bach Duong—putri sang komposer—menyampaikan harapan agar pameran ini membantu masyarakat semakin menghargai nilai-nilai yang terkandung dalam musik Thanh Tung, seperti cinta, kebaikan, dan keinginan untuk menghubungkan sesama. “Hal paling berharga yang ditinggalkan ayah kami adalah cinta. Tetapi itu bukan hanya kasih sayangnya kepada anggota keluarga kecilnya; itu adalah cinta yang jauh lebih besar daripada perasaan pribadi—cinta kepada kemanusiaan, esensi kemanusiaan dari kehidupan indah yang layak dijalani,” ujarnya.
Rangkaian peringatan juga mencakup program musik jalanan bertajuk “Legacy of Love” yang dijadwalkan pada 29 Mei di area pejalan kaki Danau Hoan Kiem. Acara ini disebut akan menjadi ruang terbuka yang akrab dan berorientasi komunitas, mempertemukan seniman dan penonton.
Perjalanan peringatan akan ditutup dengan konser “Thanh Tung – Warisan Cinta” pada 28 Juni di Pusat Konvensi Nasional. Konser tersebut direncanakan menampilkan banyak artis ternama serta orkestra simfoni berskala besar sebagai penghormatan terhadap warisan musik Thanh Tung.