BERITA TERKINI
Panitia Haul Guru Tua ke-58 Temui Wali Kota Palu, Usulkan Haul dan Festival Raudhah Jadi Agenda Tahunan

Panitia Haul Guru Tua ke-58 Temui Wali Kota Palu, Usulkan Haul dan Festival Raudhah Jadi Agenda Tahunan

Panitia Haul Guru Tua ke-58 Tahun 2026 bersilaturahmi dengan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan haul sekaligus mendorong penguatan dukungan Pemerintah Kota Palu terhadap salah satu agenda keagamaan terbesar di Sulawesi Tengah.

Rombongan panitia dipimpin Habib Muhammad bin Ali Alhabsie, anak dari Syarifah Sida Aljufrie sekaligus cucu Guru Tua. Dalam kepanitiaan, Habib Muhammad juga menjabat sebagai Seksi Humas Panitia Haul ke-58 Tahun 2026.

Dalam audiensi itu, panitia menyampaikan pemberitahuan resmi mengenai rangkaian pelaksanaan Haul Guru Tua 2026. Panitia juga mengusulkan agar Haul dan Festival Raudhah ditetapkan sebagai agenda tahunan Pemerintah Kota Palu.

Panitia menilai penetapan sebagai agenda tahunan dapat berdampak positif pada kesiapan teknis, pengelolaan jemaah, serta dukungan lintas sektor, termasuk penyediaan fasilitas dan perlengkapan kegiatan.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan komitmen untuk mendukung kelancaran pelaksanaan haul. Ia berharap setelah pelaksanaan tahun ini, panitia segera melakukan evaluasi menyeluruh dan menyampaikan laporan resmi kepada pemerintah kota.

“Evaluasi dan laporan resmi penting agar pelaksanaan haul ke depan semakin tertata, profesional, dan berkualitas,” ujar Hadianto.

Pemerintah Kota Palu juga menekankan pentingnya koordinasi yang dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan kegiatan. Dengan perencanaan lebih awal, termasuk aspek penganggaran, sinergi antara panitia dan pemerintah sebagai mitra strategis dinilai dapat berjalan lebih optimal.

Haul Guru Tua selama ini dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi momentum spiritual untuk mengenang perjuangan dan dakwah Guru Tua, kegiatan ini juga disebut memberi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat Kota Palu.