BERITA TERKINI
PAPPRI Sumsel Gelar Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama, Bahas Penguatan Musik Daerah

PAPPRI Sumsel Gelar Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama, Bahas Penguatan Musik Daerah

Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (DPD PAPPRI) Sumatera Selatan menggelar kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama dalam rangka Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan berlangsung di Simpang TVRI, Jalan POM IX Kampus, Palembang, Sabtu (7/3/2026).

Agenda tahunan tersebut digelar untuk mempererat silaturahmi antar pengurus sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi kepada masyarakat. Ketua DPD PAPPRI Sumatera Selatan, Khoirunisyah, mengatakan kegiatan itu menjadi momentum kebersamaan para anggota untuk saling bertemu dan berbagi di bulan suci.

“Ini kegiatan tahunan. Dalam rangka buka puasa bersama dan silaturahmi sesama anggota PAPPRI, kita juga berbagi takjil kepada masyarakat,” ujar Khoirunisyah.

Selain berbagi takjil, pertemuan itu juga dimanfaatkan sebagai sarasehan untuk membahas program organisasi ke depan. Salah satu yang dibicarakan adalah rencana kegiatan Hari Musik Nasional yang biasanya diperingati setiap 9 Maret. Karena bertepatan dengan Ramadan, pelaksanaannya direncanakan dimundurkan hingga April 2026.

Khoirunisyah menyebut antusiasme anggota PAPPRI Sumatera Selatan terhadap kegiatan organisasi cukup tinggi, meski masa kepengurusan saat ini masih berlangsung hingga 2027. Ia juga menyampaikan bahwa kepengurusan PAPPRI telah terbentuk di Ogan Ilir dan OKU Timur.

Di sisi lain, PAPPRI Sumatera Selatan terus memperluas pembentukan kepengurusan di daerah. Setelah Idulfitri, tiga kabupaten direncanakan akan dilantik sebagai kepengurusan baru, yakni OKU Induk, OKU Selatan, dan Kabupaten PALI.

“Beberapa daerah yang telah memiliki kepengurusan antara lain Ogan Ilir dan OKU Timur, Setelah Idulfitri nanti, direncanakan tiga kabupaten akan dilantik sebagai kepengurusan baru, yakni OKU Induk, OKU Selatan, dan Kabupaten PALI,” kata Khoirunisyah.

Ia berharap PAPPRI ke depan dapat semakin memberikan ruang bagi penyanyi dan musisi daerah, termasuk para pemenang ajang penyanyi Piala Gubernur Sumatera Selatan yang telah dua kali digelar. Menurutnya, ajang tersebut menjadi langkah awal untuk menyediakan wadah bagi talenta daerah, meski masih memerlukan dukungan lebih luas agar mereka dapat berkembang.

“Pemilihan penyanyi Piala Gubernur sudah dua kali kita lakukan. Ini menjadi sesuatu yang baik karena belum pernah dilakukan di provinsi lain,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPD PAPPRI Sumatera Selatan, Herri Supriadi, mengatakan kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama juga menjadi ruang bagi pengurus untuk membahas program kerja. Salah satu fokus pembahasan adalah persiapan peringatan Hari Musik Nasional 2026 yang mengusung tema “Nada Nusantara, Resonansi Dunia”.

Menurut Herri, peringatan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendorong kebangkitan musik daerah Sumatera Selatan agar semakin dikenal luas. “Harapannya musik daerah ini tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga bisa berkembang di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Herri menambahkan, PAPPRI Sumatera Selatan berupaya mendorong pemajuan kebudayaan daerah dengan melibatkan berbagai komunitas seni musik di Palembang dan Sumatera Selatan. Ia menilai musik bersifat multidimensional dan dapat menyatukan pelaku seni lintas kalangan.

“Karena itu, PAPPRI ingin menjadi pelopor dalam mengajak para musisi, pencipta lagu, dan komunitas seni untuk bersama-sama memajukan musik daerah sebagai bagian dari kearifan lokal,” kata Herri.

Selain penguatan program, organisasi tersebut juga terus membentuk kepengurusan di berbagai daerah di Sumatera Selatan sebagai persiapan menuju Musyawarah Daerah (Musda) PAPPRI Sumatera Selatan pada 2027.