BERITA TERKINI
Kerap Memutar Lagu yang Sama Berulang Kali? Ini 9 Ciri Kepribadian yang Kerap Dikaitkan

Kerap Memutar Lagu yang Sama Berulang Kali? Ini 9 Ciri Kepribadian yang Kerap Dikaitkan

Mendengarkan lagu yang sama berulang-ulang merupakan kebiasaan yang cukup umum. Selain karena sebuah lagu menjadi favorit, psikologi juga menilai pola mendengarkan seperti ini bisa berkaitan dengan cara seseorang mengelola emosi dan berpikir. Musik sendiri kerap digunakan sebagai hiburan, sekaligus membantu mengelola emosi, melatih memori, hingga meningkatkan fokus.

Sejumlah rujukan dan penelitian yang dikutip dari laman Your Tango dan Veg Out menyebutkan, orang yang sering memutar lagu yang sama berulang kali kerap dikaitkan dengan sejumlah kecenderungan kepribadian berikut.

1. Memiliki ketertarikan pada nostalgia
Lagu dapat menjadi “jembatan” menuju kenangan lama, mulai dari masa sekolah hingga momen spesial. Penelitian dalam jurnal Cognition and Emotion menyebut nostalgia yang sehat dapat mempererat hubungan sosial dan membuat seseorang merasa lebih hangat secara emosional. Karena itu, memutar lagu lama atau lagu favorit berulang kali bisa menjadi cara untuk kembali merasakan emosi positif dari masa lalu.

2. Kedalaman emosi yang tinggi
Orang yang sering mendengarkan lagu berulang kali disebut lebih peka terhadap detail, seperti perubahan nada, lirik, atau emosi yang disampaikan penyanyi. Studi tahun 2016 dalam jurnal Scientific Reports menemukan bahwa orang yang kerap mengalami musical chills atau merinding saat mendengar musik memiliki koneksi saraf yang lebih kuat pada bagian otak yang memproses emosi.

3. Mengatur emosi melalui musik
Lagu favorit dapat menjadi “ruang aman” untuk menenangkan pikiran ketika sedang stres, sedih, atau kewalahan. Penelitian yang dipublikasikan dalam Psychology of Music menunjukkan banyak orang menggunakan musik sebagai strategi regulasi emosi, termasuk untuk mengekspresikan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

4. Cenderung lebih kreatif
Kebiasaan memutar lagu yang sama juga kerap dikaitkan dengan kreativitas. Sejumlah pekerja kreatif disebut sengaja memutar satu lagu berulang kali untuk membantu masuk ke suasana pikir tertentu. Peneliti musik dan terapi Dr. Teresa Lesiuk menjelaskan bahwa mendengarkan musik yang familiar saat bekerja dapat meningkatkan produktivitas serta membantu menghasilkan ide yang lebih baik.

5. Memiliki fokus yang baik
Musik yang diputar berulang kali dapat membantu fokus karena otak sudah terbiasa, bahkan hafal liriknya, sehingga tidak perlu memproses rangsangan baru. Penelitian dalam jurnal Brain Sciences menyebut musik yang sudah dikenal dapat membantu meningkatkan konsentrasi sekaligus membuat aktivitas terasa lebih menyenangkan.

6. Menemukan rasa nyaman
Lagu yang sudah dikenal dapat menciptakan rasa stabil, terutama saat menghadapi tekanan atau perubahan. Ahli kognisi musik Dr. Elizabeth Margulis menjelaskan bahwa pengulangan dalam musik dapat menumbuhkan rasa kedekatan dan keintiman dengan lagu, yang pada akhirnya membuat pendengar lebih rileks dan nyaman.

7. Memiliki hubungan emosional kuat dengan kenangan
Musik erat kaitannya dengan memori. Lagu tertentu bisa langsung membawa seseorang pada momen spesifik karena otak menghubungkan musik dengan memori dan emosi secara bersamaan. Penelitian dari Journal of Neuroscience menemukan musik yang familiar dapat mengaktifkan hippocampus, bagian otak yang berperan dalam memori jangka panjang dan emosi.

8. Membantu memroses perasaan yang belum selesai
Kebiasaan memutar lagu tertentu berulang kali juga dikaitkan dengan upaya memroses pengalaman emosional yang belum sepenuhnya selesai. Dalam psikologi, hal ini berkaitan dengan Zeigarnik effect, yakni kecenderungan otak untuk terus memikirkan pengalaman yang belum tuntas.

9. Percaya pada insting diri sendiri
Orang yang nyaman memutar lagu yang sama berulang kali disebut tidak terlalu memikirkan penilaian orang lain. Mereka mengetahui apa yang disukai dan merasa cukup percaya diri untuk menikmatinya tanpa membutuhkan validasi dari pihak lain.

Pada akhirnya, kebiasaan memutar lagu yang sama tidak selalu sekadar soal kesukaan. Sejumlah kajian menilai, pola ini bisa mencerminkan cara seseorang membangun kenyamanan, mengelola emosi, hingga menjaga fokus dalam aktivitas sehari-hari.