BERITA TERKINI
Pemkab Sumenep Jadikan Pengajian Ramadan Agenda Pembinaan ASN untuk Perkuat Iman dan Etika Kerja

Pemkab Sumenep Jadikan Pengajian Ramadan Agenda Pembinaan ASN untuk Perkuat Iman dan Etika Kerja

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum pembinaan aparatur pemerintah melalui pengajian rutin setiap Jumat. Kegiatan ini diarahkan untuk menanamkan nilai keimanan, integritas, dan etika kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) agar pelayanan publik semakin berkualitas.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Achmad Syahwan Effendi, mengatakan pengajian Ramadan merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi ASN. Menurutnya, penguatan moral dan spiritual dibutuhkan agar aparatur menjalankan tugas dengan landasan yang kuat.

“Pengajian ini kami maksudkan sebagai ruang pembenahan diri. Ketika iman dan akhlak aparatur terjaga, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin berkualitas,” ujar Achmad Syahwan Effendi usai pengajian di Masjid Sumekar, Jumat (20/2/2026).

Ia menilai penguatan spiritual memiliki keterkaitan dengan kualitas tata kelola pemerintahan. Pembangunan daerah, lanjutnya, tidak hanya diukur dari capaian fisik, tetapi juga dari perilaku aparatur yang jujur, disiplin, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Achmad Syahwan Effendi juga menekankan Ramadan perlu dimaknai sebagai kesempatan mempererat ukhuwah, menumbuhkan empati sosial, serta meneguhkan komitmen pengabdian. Nilai-nilai yang diperoleh dari pengajian diharapkan menjadi pedoman dalam pengambilan kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Ramadan adalah bulan pembentukan karakter. Mari kita jadikan ibadah sebagai energi untuk bekerja lebih amanah, profesional, dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Pengajian Ramadan Pemkab Sumenep diikuti ASN di lingkungan pemerintah daerah serta melibatkan pegawai instansi vertikal, BUMN, BUMD, dan unsur TNI-Polri. Kegiatan lintas instansi tersebut disebut mencerminkan sinergi dan kebersamaan dalam membangun kultur pemerintahan yang berlandaskan nilai spiritual.

Pengajian Jumat perdana Ramadan diisi tausiyah dan doa bersama oleh KH Muhammad Kamalil Ersyad dari Yayasan Ruhul Islam Gapura Timur. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya integritas, keikhlasan, serta konsistensi antara ucapan dan perbuatan, khususnya bagi aparatur negara.

Ia berharap pengajian Ramadan dapat melahirkan ASN berkarakter kuat, berakhlak mulia, dan memiliki komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sumenep.

“Pelayanan publik yang baik lahir dari aparatur yang bersih hatinya dan lurus niatnya. Dari situlah kepercayaan masyarakat akan tumbuh,” pungkasnya.