BERITA TERKINI
Pemkot Batam Gelar FLS3N dan O2SN 2026, Sekitar 1.000 Pelajar Tampil di Tingkat Kota

Pemkot Batam Gelar FLS3N dan O2SN 2026, Sekitar 1.000 Pelajar Tampil di Tingkat Kota

Pemerintah Kota Batam mulai menggelar Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kota Batam. Ajang ini menjadi wadah bagi pelajar untuk menampilkan kemampuan non-akademik yang selama ini diasah melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, mengatakan kegiatan tersebut diikuti siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Menurutnya, para peserta akan menunjukkan hasil pembelajaran dan kreativitas yang mereka kembangkan di lingkungan sekolah.

Sebelum memasuki tingkat kota, seleksi terlebih dahulu dilakukan di tingkat kecamatan untuk jenjang SD dan tingkat wilayah untuk SMP. Dari seluruh tahapan seleksi itu, jumlah peserta yang terlibat mencapai hampir 1.600 siswa. Namun, setelah melalui penyaringan, peserta yang tampil pada tingkat kota menjadi sekitar 1.000 siswa.

Dalam pelaksanaan di tingkat kota, para pelajar mengikuti berbagai cabang lomba, mulai dari tari kreasi, vokal solo, ensemble musik, hingga cabang olahraga pelajar.

Hendri menyebut, FLS3N dan O2SN tingkat Kota Batam berlangsung selama tiga hari dan digelar setelah siswa menyelesaikan ujian sekolah. Ia menilai kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penguatan pendidikan non-akademik.

Menurut Hendri, pendidikan tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga perlu memberi ruang bagi pemahaman seni, sastra, budaya, dan olahraga sebagai bagian dari pembentukan karakter serta kreativitas siswa. Ia menambahkan, para pemenang di tingkat kota akan mewakili Batam pada ajang tingkat Provinsi Kepulauan Riau hingga tingkat nasional.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan budaya, termasuk nilai budaya Melayu dalam dunia pendidikan di Batam. Menurutnya, penguatan aspek budaya perlu dilakukan seiring dengan upaya membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, dan pemahaman budaya.