BERITA TERKINI
Pentas Musik dan Car Free Night di Gemolong Meriahkan Hari Jadi Sragen ke-280

Pentas Musik dan Car Free Night di Gemolong Meriahkan Hari Jadi Sragen ke-280

Suasana malam akhir pekan di Taman Edupark, Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, terasa lebih ramai dari biasanya. Ratusan warga dari Gemolong dan sekitarnya memadati kawasan tersebut untuk mengikuti pentas musik dan car free night yang digelar pada Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Paguyuban Masyarakat Gemolong Asri (Pamagari) itu diselenggarakan untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-280 Kabupaten Sragen. Lampu-lampu taman yang menyala terang, deretan stan kuliner, serta area bebas kendaraan menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat dari berbagai usia, mulai anak-anak hingga orang tua.

Acara semakin semarak ketika OM Panama membawakan lagu-lagu dangdut jadul. Sejumlah warga tampak ikut bernyanyi, sementara lainnya menikmati hiburan sambil bercengkerama bersama keluarga dan kerabat.

Di tengah rangkaian kegiatan, panitia juga menggelar pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur atas perjalanan Kabupaten Sragen yang memasuki usia 280 tahun. Wakil Bupati Sragen Suroto dalam kesempatan itu mengajak masyarakat menjadikan momentum hari jadi sebagai sarana memperkuat kebersamaan sekaligus melestarikan budaya daerah.

“Dengan usia 280 tahun ini, Sragen sudah tua. Karena itu mari kita terus menguri-uri tradisi dan budaya di Sragen, khususnya di Gemolong,” ujar Suroto.

Ia menekankan pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga menjaga nilai kebersamaan yang telah lama tumbuh di masyarakat. “Mari kita bangun Gemolong dan sekitarnya, baik dari segi perekonomian, pendidikan, maupun bidang lainnya. Mari guyub rukun dalam pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan,” katanya.

Sementara itu, Lurah Gemolong Suyanto menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Sragen serta Pamagari, sehingga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,” ucapnya.

Menurut Suyanto, semangat peringatan Hari Jadi Kabupaten Sragen perlu menjadi energi bersama untuk menjaga budaya lokal sekaligus mendorong kemajuan daerah. “Sragen adalah The Land of Java Man. Mari kita jaga budaya lokal dan nilai luhur kearifan lokal. Momentum hari jadi ini juga menjadi penyemangat untuk bekerja keras, cerdas, dan ikhlas demi Sragen yang lebih makmur dan sejahtera,” tuturnya.

Bagi warga, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang untuk bertemu dan menikmati suasana kota pada malam hari. Seorang warga Gemolong, Agus, mengaku senang dengan kegiatan yang digelar di pusat keramaian tersebut.