BERITA TERKINI
Pertamina EP Papua Field Catat Produksi 2.007 Barel per Hari Berkat Sumur SLW-C4X

Pertamina EP Papua Field Catat Produksi 2.007 Barel per Hari Berkat Sumur SLW-C4X

PT Pertamina EP (PEP) Papua Field mencatat keberhasilan pengembangan sumur Salawati SLW-C4X yang mendorong produksi lapangan tersebut mencapai 2.007 barel per hari (bph) pada 15 Januari 2026.

General Manager Zona 14 Dadang Soewargono menyatakan capaian produksi yang melampaui 2.000 bph menjadi catatan penting bagi industri hulu migas, khususnya dari kawasan Indonesia Timur. “Produksi yang saat ini melampaui 2.000 barel per hari ini merupakan kado awal tahun yang membanggakan bagi industri hulu migas Indonesia, khususnya dari kawasan Indonesia Timur,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Sumur SLW-C4X ditajak pada 2 November 2025 menggunakan Rig PDSI #11.2/N80B-M. Produksi perdana mulai mengalir pada 15 Desember 2025 dengan capaian 1.094 bph. Sejak awal beroperasi, kinerja sumur disebut menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dan berkelanjutan.

Dampak produksi SLW-C4X tercermin pada total produksi PEP Papua Field. Pada 16 Desember 2025, produksi lapangan meningkat menjadi 1.535 bph. Angka itu kemudian bertumbuh hingga 1.800 bph pada 29 Desember 2025 dan berlanjut hingga menembus 2.007 bph pada 15 Januari 2026.

Dadang mengatakan keberhasilan sumur SLW-C4X di Formasi Kais menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional. Ia juga menegaskan operasi migas tetap mengedepankan aspek lingkungan, keselamatan, serta tata kelola perusahaan.

Menurutnya, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dijalankan melalui berbagai program yang ketat agar seluruh kegiatan operasional berlangsung aman, selamat, dan sesuai regulasi.

Dalam kesempatan yang sama, Dadang menyampaikan apresiasi kepada SKK Migas, pemerintah daerah, dan masyarakat adat atas dukungan terhadap kegiatan operasional perusahaan. Keberhasilan SLW-C4X, lanjutnya, turut menjadi harapan PEP Papua Field untuk melanjutkan pengeboran sumur-sumur pengembangan berikutnya, termasuk sumur SLW-E6X yang saat ini masih dalam tahap pengeboran.