MALANG — Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU UIN Malang menggelar lomba menulis esai se-Malang Raya dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) NU ke-102, Harlah IPNU ke-71, dan Harlah IPPNU ke-70.
Lomba ini mengusung tema “Menjejak Tradisi, Menatap Globalisasi: Membangun Pemuda NU yang Berdaya dan Berbudaya”. Para peserta disebut menghadirkan beragam gagasan dengan kebaruan masing-masing.
Ketua PK IPNU, Hadik Mashadik, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk menyeimbangkan aktivitas di era modern dengan kemampuan literasi. Ia menilai lomba esai menjadi ruang yang baik, terlebih dengan antusiasme panitia dan peserta. Menurutnya, pemuda NU tidak hanya dituntut aktif di media sosial, tetapi juga perlu diimbangi dengan kemampuan literasi yang baik.
Dalam lomba tersebut, juara pertama diraih Arini Salsabila yang merupakan musyrifah Ma’had UIN Malang. Juara kedua diraih Arifah Azwa Maqfiroh, mahasiswi Perpustakaan dan Sains Informasi UIN Malang. Sementara juara ketiga diraih Muhammad Afrin Hidayatullah, mahasantri Ma’had UIN Malang.
Perwakilan Departemen Minat Bakat, Zalaluddin Assabti, menyampaikan bahwa lomba ini bertujuan mewadahi pelajar, khususnya nahdliyin, agar aktif menuangkan gagasan dalam bentuk karya tulis. Ia juga menyebut kegiatan ini sebagai keluaran dari program kerja Departemen Minat Bakat PK IPNU-IPPNU UIN Malang sebelumnya, yakni Seminar Minat Bakat Latihan Kepenulisan Terpadu (LENTERA).
Melalui lomba ini, panitia berharap dapat melahirkan lebih banyak karya tulis serta mendorong agar program serupa dapat terus berjalan pada kepengurusan berikutnya.

