PLN menyiapkan rencana kontingensi untuk mendukung ketersediaan listrik dan penyaluran bantuan pasca erupsi Gunung Ruang di Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, yang terjadi pada Selasa (30/04) pukul 03.35 WITA. Dalam penyusunan rencana tersebut, PLN berkoordinasi dengan Posko Bencana Alam Erupsi Gunung Ruang Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Satuan Tugas Posko Bencana Alam Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat koordinasi pada Rabu (01/05) di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, yang juga menjadi lokasi posko bencana. Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Steve Kepel, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Utara Dr. Denny Mangala, serta Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Wakhyono, S.Sos., M.I.P.
Rapat turut dihadiri Kepala Dinas Kominfo, Statistik, dan Persandian Provinsi Sulawesi Utara Evans Steven Liow, Kepala Subdirektorat Fasilitasi Penyelamatan dan Evakuasi BNPB Gatot Satria Wijaya, Kepala BPBD Sulawesi Utara Adolf Tamangkel, Kabag Apk Kuwil Lantamal VIII Manado Letkol Laut (S) Rekso Nuryono, perwakilan Basarnas Manado Ludi Yanto, serta Senior Manager Distribusi PLN UID Suluttenggo Husein Sobri.
Dalam rapat tersebut, Brigjen TNI Wakhyono menyampaikan dukungan PLN dinilai penting untuk menormalkan kembali aktivitas posko pengungsi di Tagulandang. Menurutnya, ketersediaan listrik akan berpengaruh pada stabilitas posko pengungsian.
Wakhyono juga menekankan pemulihan kelistrikan diperlukan untuk mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat, terutama perekonomian di Tagulandang.
Menanggapi hal itu, Senior Manager Distribusi PLN UID Suluttenggo Husein Sobri menyatakan PLN menyiapkan langkah pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Tagulandang dengan terlebih dahulu memastikan keamanan di lokasi pekerjaan agar petugas dapat bekerja secara optimal.
Ia menyebut PLN masih melakukan pendataan dampak erupsi terhadap instalasi jaringan, menyiapkan material, dan memantau kondisi di lapangan. PLN juga menerjunkan 104 petugas tim tanggap darurat yang merupakan gabungan dari beberapa unit operasional.
Di tempat terpisah, General Manager PLN UID Suluttenggo Ari Dartomo menyatakan pihaknya berkomitmen memulihkan kelistrikan secepatnya dengan terus memantau kondusivitas dan keamanan di lokasi erupsi, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal.