BERITA TERKINI
Polisi di Pati Hentikan Mobil Pembawa Sound Horeg Usai Keluhan Warga

Polisi di Pati Hentikan Mobil Pembawa Sound Horeg Usai Keluhan Warga

Polsek Tayu mengamankan sebuah mobil yang mengangkut sound system berukuran besar atau dikenal sebagai sound horeg saat patroli menjelang sahur di Jalan Raya Tayu–Dukuhseti, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Minggu (22/2) dini hari. Penindakan dilakukan setelah warga mengeluhkan kebisingan musik yang diputar dari perangkat tersebut.

Mobil itu diberhentikan ketika polisi melakukan patroli rutin. Kendaraan tersebut dikemudikan LH (22), warga Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati.

Menurut keterangan polisi, warga merasa resah karena mobil tersebut berkeliling sejak sekitar pukul 01.00 WIB. Speaker di kendaraan itu memutar musik dangdut dan EDM dengan volume tinggi hingga mengganggu waktu istirahat masyarakat.

Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto mengatakan patroli jelang sahur bertujuan mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk kebisingan berlebihan yang dinilai berpotensi memicu konflik sosial.

“Kami bertindak berdasarkan aduan masyarakat. Aktivitas tersebut jelas mengganggu kenyamanan warga yang sedang beristirahat dan bersiap sahur,” ujar Aris dalam keterangannya, Minggu (22/2).

Aris menambahkan, berdasarkan kesepakatan Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kepala desa di Kecamatan Tayu, penggunaan sound horeg dilarang selama Ramadan di wilayah tersebut.

“Kesepakatan sudah jelas, tidak diperbolehkan penggunaan sound system besar yang berpotensi meresahkan warga. Ini demi menjaga kekhusyukan dan ketertiban selama Ramadan,” tegasnya.

Ia menekankan polisi tidak melarang kreativitas anak muda, namun meminta aktivitas hiburan tetap mematuhi aturan dan norma yang berlaku serta tidak mengganggu kepentingan umum.

“Kami tidak anti-hiburan, tetapi ada batasannya. Jangan sampai kebebasan berekspresi justru mengganggu ketertiban umum,” katanya.

Polsek Tayu juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan pemuda, untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Aris menyebut patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin selama Ramadan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menghormati dan menjaga suasana tetap sejuk. Kepolisian akan hadir untuk memastikan keamanan tetap terjaga,” pungkasnya.