BERITA TERKINI
Prabowo Tiba di Paris, Dijadwalkan Salat Iduladha dan Temui WNI di Wisma KBRI

Prabowo Tiba di Paris, Dijadwalkan Salat Iduladha dan Temui WNI di Wisma KBRI

Presiden Prabowo Subianto tiba di Paris, Prancis, pada Selasa (26/5) pagi waktu setempat untuk memulai rangkaian kunjungan resmi kenegaraan. Di tengah agenda luar negeri tersebut, Prabowo juga dijadwalkan melaksanakan salat Iduladha di Paris sebelum memulai kegiatan resmi negara.

Informasi kedatangan Prabowo disampaikan melalui unggahan resmi Sekretariat Kabinet di Instagram pada Selasa (26/5). Dalam unggahan itu disebutkan Prabowo mendarat di Bandara Orly sekitar pukul 10.00 waktu setempat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan, setibanya di bandara, Prabowo diterima oleh Menteri Tenaga Kerja Prancis Jean-Pierre Farandou beserta regu jajar kehormatan. Prabowo juga disambut ratusan warga negara Indonesia (WNI) di hotel tempatnya menginap.

Kunjungan ini merupakan bagian dari state visit atau kunjungan resmi kenegaraan ke Prancis. Menurut Teddy, agenda tersebut telah direncanakan sejak tahun lalu, namun sempat mengalami beberapa kali penjadwalan ulang.

Teddy menambahkan, kunjungan ini diharapkan memperkuat hubungan strategis Indonesia dan Prancis. Ia menyebut kedua negara memiliki posisi yang saling melengkapi dalam hubungan global, dengan Indonesia dipandang sebagai salah satu gerbang utama hubungan Eropa ke Asia, sementara Prancis disebut sebagai gerbang penting bagi hubungan Asia, khususnya Asia Tenggara, menuju kawasan Eropa.

Sebelum memulai agenda resmi kenegaraan, Prabowo dijadwalkan melaksanakan salat Iduladha dan bersilaturahmi dengan para WNI di Wisma KBRI Paris. Iduladha 1447 Hijriah disebut jatuh pada Rabu (27/5).

Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan Prabowo telah bertolak ke Prancis sejak Senin (25/5) malam untuk menjalani kunjungan kerja luar negeri. Juri menyebut agenda Presiden akan menyesuaikan karena pada Rabu Prabowo masih berada di Prancis.

Pemerintah juga memastikan Prabowo menyalurkan bantuan 1.098 ekor sapi kurban untuk dibagikan ke seluruh provinsi, kabupaten, kota, serta lembaga sosial dan keagamaan di Indonesia.