BERITA TERKINI
Produksi Pertamina EP Papua Field Naik, Tembus 2.020 Barel per Hari pada Awal 2026

Produksi Pertamina EP Papua Field Naik, Tembus 2.020 Barel per Hari pada Awal 2026

PT Pertamina EP (PEP) Papua Field mencatat peningkatan produksi pada awal 2026 setelah sumur pengembangan Salawati SLW-C4X menunjukkan kinerja yang meningkat sejak pertama kali berproduksi. Lapangan ini berada di bawah pengelolaan Zona 14 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina.

Sumur SLW-C4X berlokasi di Formasi Kais, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Pengeboran sumur ini mulai dilakukan pada 2 November 2025 dengan menggunakan Rig PDSI #11.2/N80B-M. Produksi perdana mengalir pada 15 Desember 2025 dengan capaian 1.094 barel minyak per hari (BOPD).

General Manager Zona 14, Dadang Soewargono, menyatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja tim dan ketelitian teknis di lapangan. Dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin, 19 Januari 2026, Dadang menyebut produksi yang melampaui 2.000 barel per hari menjadi capaian awal tahun bagi industri hulu migas di Indonesia Timur.

Menurut Dadang, operasional migas tetap mengedepankan aspek keselamatan, perlindungan lingkungan, serta tata kelola perusahaan. Ia mengatakan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) diterapkan secara konsisten agar kegiatan berjalan aman dan sesuai regulasi.

Sejak onstream, sumur SLW-C4X menunjukkan tren peningkatan yang berdampak pada total produksi PEP Papua Field. Produksi tercatat sebesar 1.535 BOPD pada 16 Desember 2025, naik menjadi 1.800 BOPD pada 29 Desember 2025, dan mencapai puncak pada 15 Januari 2026 sekitar 2.007 BOPD atau setara 2.020 barel per hari.

Dadang juga menyampaikan apresiasi kepada SKK Migas, pemerintah daerah, serta masyarakat adat atas dukungan terhadap operasional PEP Papua Field. Ia berharap keberhasilan sumur SLW-C4X dapat mendorong pengembangan sumur-sumur berikutnya, termasuk sumur SLW-E6X yang saat ini masih dalam tahap pengeboran.