Profesor Stella Christie menjelaskan konsep “happiness treadmill” untuk menggambarkan mengapa perasaan bahagia kerap cepat memudar dan terasa sesaat. Dalam konsep ini, kebahagiaan dipahami sebagai sesuatu yang dapat berubah seiring waktu, termasuk setelah seseorang mengalami momen yang menyenangkan.
Menurut penjelasan tersebut, “happiness treadmill” merujuk pada kecenderungan seseorang untuk kembali ke tingkat kebahagiaan yang biasa dirasakan, meski sebelumnya sempat mengalami peningkatan kebahagiaan karena suatu peristiwa atau pencapaian.
Melalui pemahaman ini, Profesor Stella Christie menyoroti bahwa kebahagiaan yang terasa kuat pada awalnya tidak selalu bertahan lama. Karena itu, banyak orang dapat merasakan kebahagiaan yang cepat pudar, meskipun pemicunya adalah hal yang dinilai positif.

