BERITA TERKINI
Rangkuman Warta: Java Jazz 2026, Skema Royalti Berbasis Data, hingga Atto 3 Terbaru BYD

Rangkuman Warta: Java Jazz 2026, Skema Royalti Berbasis Data, hingga Atto 3 Terbaru BYD

Sejumlah berita dari kanal hiburan, gaya hidup, teknologi, dan otomotif pada Sabtu (30/5) menyoroti berbagai topik, mulai dari penampilan musisi di myBCA International Java Jazz Festival 2026, perkembangan skema distribusi royalti musik, hingga kabar pemulangan astronaut China dan penjualan mobil baru BYD.

Di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026, penyanyi Andien membawakan lagu-lagu dari album Kirana dalam penampilan solonya pada Sabtu malam. Sementara itu, grup Mocca menghadirkan suasana hangat dengan mengajak penonton bernyanyi dan menari bersama pada akhir penampilan mereka di festival tersebut.

Dari sektor musik, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) menjelaskan bahwa distribusi royalti berbasis data penggunaan lagu yang mulai diterapkan secara bertahap pada Juni 2026 dapat berjalan paralel dengan skema Unlogged Performance Allocation (UPA). Dalam skema UPA, besaran yang ditetapkan adalah 20 persen dari royalti yang ditarik dan dihimpun dari pengguna lagu yang tidak menyerahkan data penggunaan lagu kepada LMKN.

Pada kanal gaya hidup, dokter spesialis urologi dan praktisi kesehatan pria dr. Wempy Supit, SpU, FACS, menyampaikan bahwa keluhan seperti cepat lelah, sulit fokus, dan kualitas tidur menurun, serta perubahan fisik seperti peningkatan lemak tubuh, penurunan massa otot, dan kerontokan rambut, bisa menjadi dampak penurunan hormon testosteron pada pria atau andropause. Kondisi ini kerap disebut sebagai menopause pada pria.

Dari luar negeri, kapsul Shenzhou-22 yang membawa astronaut Shenzhou-21—Zhang Lu, Wu Fei, dan Zhang Hongzhang—dilaporkan telah mendarat di situs pendaratan Dongfeng, China, pada Jumat (29/5). Ketiga astronaut disebut mendarat dalam kondisi kesehatan baik.

Sementara itu, dari sektor otomotif, BYD mengumumkan mobil generasi terbaru Atto 3 telah membukukan pemesanan lebih dari 30.000 unit dalam satu pekan setelah diluncurkan pada 21 Maret 2026. Mobil yang dipasarkan dengan nama Yuan Plus di China tersebut dibanderol mulai 119.900 yuan atau sekitar Rp315 juta.