BERITA TERKINI
Riset Ungkap Sejumlah Peran Orang Tua yang Berkaitan dengan Kesuksesan Anak, Termasuk Memprioritaskan Kebahagiaan Ibu

Riset Ungkap Sejumlah Peran Orang Tua yang Berkaitan dengan Kesuksesan Anak, Termasuk Memprioritaskan Kebahagiaan Ibu

Banyak orang tua berharap anaknya dapat meraih kesuksesan di masa depan. Sejumlah temuan riset menunjukkan, peran orang tua sejak dini berkaitan dengan perkembangan anak, termasuk dalam hal ketekunan belajar, keberhasilan akademis, hingga kesehatan mental.

Berikut beberapa hal yang disebut dapat dilakukan orang tua agar anak lebih siap menghadapi masa depan, berdasarkan rangkuman temuan penelitian yang dikutip dari Higher Perspectives.

1. Memberi contoh perilaku yang baik

Anak kerap memperhatikan orang tua untuk memahami cara bersikap dan mengontrol diri di lingkungan sekitar. Karena itu, orang tua dinilai perlu memberi contoh yang baik dalam keseharian.

Peneliti dari University of Pennsylvania dan Massachusetts Institute of Technology mengamati lebih dari 500 anak berusia sekitar empat hingga lima tahun. Mereka menilai ketahanan anak dalam mengerjakan tugas setelah melihat orang dewasa melakukan suatu pekerjaan.

Hasilnya, anak yang menyaksikan orang dewasa bekerja keras dan memahami pentingnya kerja keras cenderung bertahan lebih lama dalam menyelesaikan tugas, termasuk ketika menghadapi kesulitan.

2. Terlibat dalam proses belajar anak

Keterlibatan orang tua juga disebut berhubungan dengan keberhasilan anak di sekolah. Sebuah tim peneliti di Inggris mewawancarai pakar akademis dan menelaah berbagai penelitian lain mengenai kaitan keterlibatan orang tua dengan proses belajar dan capaian akademis anak.

Temuan mereka menyimpulkan bahwa keterlibatan orang tua secara aktif dapat membantu anak lebih berhasil di sekolah pada kemudian hari. Saat anak masih kecil, orang tua dapat membacakan materi, mendengarkan anak membaca, serta membantu mempelajari dasar-dasar seperti alfabet.

Saat anak bertambah besar, keterlibatan dapat dilakukan dengan ikut dalam kegiatan seperti kunjungan lapangan, memantau pengerjaan tugas, serta menunjukkan minat yang tulus terhadap aktivitas sekolah. Dalam proses ini, orang tua dianjurkan bersikap ramah dan menawarkan bantuan ketika diperlukan.

3. Mengutamakan kebahagiaan ibu

Sejumlah riset juga menyoroti peran kebahagiaan ibu terhadap capaian anak. Peneliti dari Marriage Foundation dan University of Lincoln menganalisis data Millennium Cohort Study, survei jangka panjang terhadap sekitar 13 ribu pasangan yang memiliki anak kelahiran 2000 atau 2001.

Dalam studi itu, peneliti menilai kepuasan hubungan pasangan saat anak berusia sembilan bulan, lalu melakukan peninjauan kembali 14 tahun kemudian. Hasilnya menunjukkan kebahagiaan ibu dinilai memengaruhi berbagai hasil pada anak dibandingkan kebahagiaan ayah.

Disebutkan pula, kebahagiaan ibu memiliki pengaruh dua kali lebih besar dibanding kebahagiaan ayah dalam menentukan masalah kesehatan mental pada anak laki-laki. Selain itu, hanya kebahagiaan ibu yang ditemukan berkorelasi dengan masalah kesehatan mental pada remaja putri.

Rangkaian temuan tersebut menegaskan bahwa pola pengasuhan, keterlibatan orang tua dalam pendidikan, serta kondisi emosional di rumah dapat menjadi faktor yang berkaitan dengan perkembangan anak.