Palangka Raya — Praktik pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) disebut sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Meski demikian, pemasungan masih ditemukan di tengah masyarakat.
Dalam konteks upaya penanganan persoalan tersebut, RSJ Kalawa Atei meluncurkan inovasi Bakudisewa serta program rehabilitasi bagi ODGJ.