Pemerintah Kota Tangerang terus menghadirkan ruang publik yang terbuka dan inklusif bagi masyarakat pecinta seni dan budaya. Salah satunya melalui kegiatan Tangerang Got Talent (TGT), yang difasilitasi sebagai wadah bagi warga untuk mengekspresikan bakat, mengembangkan potensi diri, serta menyalurkan kreativitas dalam berkarya.
Ajang Tangerang Got Talent yang digelar Serikat Pemersatu Seniman Indonesia (SPSI) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mendapat apresiasi dari Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin. Ia menekankan pentingnya peran seni dan budaya dalam pembangunan.
Pernyataan tersebut disampaikan Sachrudin saat membuka Tangerang Got Talent Babak Showcase di Gedung Seni Budaya Kota Tangerang, Jumat (16/01/2025). Dalam sambutannya, ia menyebut seni dan budaya memiliki peran penting sebagai perekat sosial di tengah keberagaman masyarakat Kota Tangerang.
“Melalui seni, kita dipersatukan. Ajang seperti ini bukan hanya tentang siapa yang terbaik, tetapi tentang kebersamaan, keberanian berekspresi, dan rasa bangga menjadi bagian dari Kota Tangerang,” ujar Sachrudin.
Ia juga menjelaskan bahwa keberadaan Gedung Seni Budaya Kota Tangerang merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menyediakan ruang yang layak dan representatif bagi aktivitas seni masyarakat.
“Pemerintah Kota Tangerang akan terus membuka ruang-ruang ekspresi yang dapat dimanfaatkan oleh komunitas dan para seniman. Karena kota yang nyaman dan berkualitas adalah kota yang warganya bisa berekspresi dan merasa dihargai,” tambahnya.
Sachrudin turut mengapresiasi kolaborasi SPSI dan Disbudpar Kota Tangerang dalam penyelenggaraan TGT. Ia mengajak masyarakat menjadikan ajang tersebut sebagai ruang kebersamaan yang diisi dengan karya dan kreativitas.
Babak Showcase Tangerang Got Talent diikuti 74 peserta dengan beragam penampilan seni, mulai dari tarik suara hingga tari. Kegiatan dibagi dalam dua sesi, yakni 32 peserta pada sesi pagi dan 42 peserta pada sesi siang.

