Mahasiswa Program Studi Jurnalistik Universitas Halu Oleo (UHO) angkatan 2023 menggelar Jurnalistic Art & Stories Festival 2026 (JAFS) selama dua hari, 17–18 Januari 2026, di Taman Budaya Kendari. Kegiatan ini menampilkan karya fotografi dan film yang mengangkat kekayaan budaya Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui tema “Sultra4Everyone”.
Dosen pembina mata kuliah Film dan Sinematografi, Trisusilo Raharjo, menjelaskan bahwa JAFS merupakan bentuk aktualisasi dari mata kuliah wajib di Program Studi Jurnalistik. Ia mengatakan festival ini dihadirkan agar karya mahasiswa dapat dipertontonkan kepada publik, tidak hanya tersimpan sebagai tugas perkuliahan.
Menurut Trisusilo, JAFS telah berjalan selama dua tahun. Pada penyelenggaraan sebelumnya, tema yang diangkat adalah “Kendari Kota Kita”, sementara tahun ini mahasiswa ditantang menggali ide yang mampu menggambarkan “Bumi Anoa” dari beragam sudut pandang.
Dalam JAFS 2026, sebanyak sembilan film diputar dengan genre yang bervariasi, mulai dari romantis, komedi, drama, hingga horor. Sembilan judul film tersebut adalah Semarga, Mie Terakhir, Lamborombonga, Falia, Mopondoi, Kandole, Polemore, Mondau Ji Terus, dan Titik Balik.
Selain pemutaran film, rangkaian kegiatan JAFS 2026 juga mencakup pameran foto, JAFS Color Competition berupa lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak se-Sultra, serta talk show film bertajuk “Kampus dan Film Lokal” yang menghadirkan Ketua Perkumpulan Film Sultra (Perfis), Ridwan Tumbua.
Ketua Program Studi Jurnalistik UHO, Marsia Sumule, menyampaikan bahwa pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk berkegiatan dan menunjukkan kemampuan kepada masyarakat. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi upaya program studi agar setiap mata kuliah menghasilkan keluaran yang selaras dengan tujuan pembelajaran.
Marsia juga menyoroti antusiasme mahasiswa dalam menggelar festival film, yang menurutnya tampak dari kepekaan serta keterampilan jurnalistik yang diasah melalui bimbingan dosen. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh mahasiswa terus dimanfaatkan untuk mengembangkan kemampuan di bidang media audiovisual ke depan.

