Siaran langsung turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2026 dijadwalkan tayang di RCTI mulai Selasa, 20 Januari 2026. Ajang yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 20–25 Januari 2026 itu juga dapat disaksikan melalui layanan live streaming Vision+.
RCTI disebut telah membeli hak siar Indonesia Masters 2026 dan akan menayangkan pertandingan dari Court 1 dan Court 2. Penayangan di televisi direncanakan dimulai sejak hari pertama turnamen.
Selain siaran televisi, seluruh rangkaian pertandingan dapat diikuti melalui live streaming Vision+. Live skor juga tersedia melalui laman resmi BWF. Untuk mengakses tayangan Vision+, penonton perlu berlangganan paket terlebih dahulu.
Sementara itu, Vidio yang sebelumnya memegang hak siar BWF World Tour belum dikonfirmasi akan menayangkan Indonesia Masters 2026. Dengan demikian, berdasarkan informasi yang tersedia, pertandingan Indonesia Masters 2026 dapat ditonton melalui siaran langsung RCTI serta live streaming Vision+.
RCTI dapat diakses melalui saluran televisi digital. Jika terjadi gangguan saat menonton, pemirsa dapat melakukan pemindaian ulang otomatis pada set top box (STB) yang digunakan.
Dari sisi peserta, Indonesia dijadwalkan menurunkan 22 wakil. Sektor ganda putri menjadi nomor dengan jumlah wakil terbanyak, sedangkan tunggal putri hanya diwakili satu pemain, yakni Putri Kusuma Wardani.
Turnamen ini menjadi kesempatan bagi tuan rumah untuk meraih hasil maksimal, mengingat pada dua turnamen awal BWF World Tour 2026—Malaysia Open dan India Open—belum ada pemain Indonesia yang berhasil merebut gelar juara.
Pada Indonesia Masters 2025, Indonesia juga belum meraih gelar. Jonatan Christie dan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto saat itu sempat melaju ke final, namun kalah dari lawan masing-masing.
Di edisi 2026, Jonatan Christie kembali diharapkan menjadi andalan di sektor tunggal putra. Ia baru saja mencapai final India Open 2026, tetapi finis sebagai runner-up setelah kalah dari Lin Chun-yi (Cina Taipei).
Di sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani disebut menunjukkan perkembangan. Ia beberapa kali mampu mengalahkan pemain unggulan, kecuali An Se-young (Korea Selatan). Dengan absennya An Se-young di Indonesia Masters 2026, peluang Putri Kusuma Wardani dinilai lebih terbuka.
Pada sektor ganda putra, beberapa pasangan yang disebut menjadi tumpuan antara lain Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani, serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Sabar/Reza disebut menjadi pasangan paling konsisten sepanjang 2025 hingga awal 2026, meski kerap gagal juara walau beberapa kali mencapai final.
Sementara itu, Fajar/Fikri serta Indra/Joaquin disebut pernah menjuarai turnamen BWF World Tour, namun performa keduanya dinilai masih inkonsisten. Jika mampu menemukan performa terbaik, keduanya disebut berpeluang meraih gelar di kandang sendiri.
Adapun sektor ganda putri dan ganda campuran juga diharapkan memberi penampilan terbaik. Meski mengirim banyak wakil di nomor ganda putri, mayoritas yang tampil disebut merupakan pasangan baru.

