Jombang—SMP Sains Tebuireng bersiap menggelar pameran tahunan selama dua hari pada 31 Januari 2026 hingga 1 Februari 2026. Kegiatan ini akan menampilkan 40 produk inovasi sains karya santri kelas IX, serta 15 pagelaran dan pentas seni bertema sains dari santri kelas VII dan VIII.
Wakil Kepala Bidang Humas SMP Sains Tebuireng, Ustadz Mulya Afif, mengatakan pameran tersebut menjadi wadah ekspresi sekaligus pembuktian proses pembelajaran santri di bidang sains. Menurutnya, kegiatan ini ingin menunjukkan bahwa sains tidak berhenti pada teori, melainkan dijalankan melalui metode ilmiah untuk menghasilkan solusi dan inovasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan, 40 produk yang dipamerkan merupakan karya santri kelas IX dan disebut berbeda dari tahun sebelumnya. Selain pameran produk, rangkaian acara juga akan dimeriahkan 15 penampilan drama sains dari santri kelas VII dan VIII yang disertai percobaan-percobaan ilmiah.
Mulya Afif menyebut penyelenggaraan pameran memiliki tiga tujuan utama. Pertama, mengasah kemampuan berpikir kritis dan sistematis santri melalui proses penelitian. Kedua, melatih mental serta soft skill santri dalam mempresentasikan karya di hadapan publik. Ketiga, menjadi bentuk apresiasi sekolah terhadap inovasi yang telah dikembangkan santri.
Untuk materi pameran, ia menyatakan karya santri beragam dan dinilai relevan dengan kebutuhan lingkungan saat ini. Inovasi yang ditampilkan mencakup bidang energi alternatif, pangan, lingkungan, hingga kesehatan. Beberapa di antaranya Oven Tenaga Surya, Lantai Piezoelektrik, dan Salt Baterai; inovasi pangan seperti Keju Nabati, Black Garlic, Permen Daun Gingseng, dan Murbey Yogurt; produk ramah lingkungan seperti Detergen Eco Enzim, Bio-sebag, Eco Friendly Cup, serta adsorben dari ampas tebu; dan produk kesehatan seperti Antiseptik Daun Jati serta Sunscreen Carrot Oil.
Ia menambahkan, peserta utama pameran adalah seluruh santri kelas IX sebagai syarat penyelesaian tugas inovasi. Sementara santri kelas VII dan VIII terlibat melalui pagelaran sains yang menjadi bagian dari rangkaian acara.
Acara ini dijadwalkan dihadiri Pengasuh Pesantren Tebuireng KH. Abdul Hakim Mahfudz, Ibu Nyai Hj. Faridah Salahuddin Wahid, serta para dzurriyah Pesantren Tebuireng. Sejumlah undangan lain yang disebut akan hadir antara lain Prof. Dr. KH. Maskuri Bakri sebagai pembicara orasi ilmiah, para mudir dan gus Pesantren Tebuireng, Kepala SMP Sains Tebuireng H. Haerul Anam, S.Pd.I., para guru dan staf, wali murid kelas VII, VIII, dan IX, serta seluruh santri SMP Sains Tebuireng.
Pameran dan pagelaran sains akan dipusatkan di halaman SMP Sains Tebuireng, Jombang. Panitia menyiapkan area khusus untuk stand pameran setiap kelompok dan panggung utama untuk pertunjukan sains.
Mulya Afif menegaskan pameran ini merupakan program unggulan tahunan yang dijaga keberlanjutannya. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kreativitas santri yang dinilai peka terhadap isu lingkungan, termasuk pemanfaatan ampas tebu dan eco-enzim. Ia berharap kegiatan berjalan lancar, menjadi pengalaman berkesan bagi santri kelas IX menjelang kelulusan, serta mendorong inovasi yang dipamerkan dapat terus dikembangkan setelah acara.

