BERITA TERKINI
Studi: Kebiasaan Menekan Snooze Alarm Dikaitkan dengan Kreativitas dan Kebahagiaan

Studi: Kebiasaan Menekan Snooze Alarm Dikaitkan dengan Kreativitas dan Kebahagiaan

Kebiasaan menekan tombol snooze pada alarm kerap dianggap sebagai tanda kemalasan dan kurang disiplin. Sebagian orang juga meyakini menunda bangun tidur dapat mengganggu ritme sirkadian dan berdampak pada produktivitas.

Namun, sejumlah penjelasan berbasis sains justru mengaitkan kebiasaan menekan snooze dengan karakter tertentu, seperti kreativitas yang lebih tinggi serta tingkat kebahagiaan yang lebih baik. Beberapa penelitian menilai tindakan ini tidak selalu sekadar menunda-nunda, melainkan bisa mencerminkan kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan modern dan kepekaan terhadap kebutuhan tubuh.

Berikut dua kaitan yang kerap dibahas terkait kebiasaan menekan tombol snooze.

1. Dikaitkan dengan kreativitas

Orang yang terbiasa menunda bangun disebut cenderung lebih fleksibel dalam berpikir dan tidak terlalu terikat pada aturan yang kaku. Mereka dinilai lebih mengikuti ritme alami tubuh, sehingga berpotensi lebih mudah menemukan cara yang unik dalam menyelesaikan masalah dan memunculkan ide baru.

Selain itu, ada hubungan antara tidur dan kreativitas. Pada fase peralihan antara tidur dan bangun, otak kerap berada dalam kondisi lebih rileks. Dalam keadaan ini, ide-ide baru dapat muncul lebih alami. Sejumlah seniman, penulis, dan pemikir juga pernah menyebut inspirasi terbaik datang saat berada dalam kondisi “setengah tertidur”. Dengan memberi diri waktu lebih banyak di fase transisi ini, kebiasaan menekan snooze dinilai dapat memberi ruang bagi otak untuk bekerja secara kreatif.

2. Dikaitkan dengan kebahagiaan

Kebiasaan menekan snooze juga dikaitkan dengan tingkat kebahagiaan yang lebih baik karena memungkinkan tubuh bangun secara lebih alami. Alih-alih memaksa diri langsung terjaga saat alarm pertama berbunyi, seseorang memberi waktu untuk bertransisi dari tidur menuju kondisi bangun secara bertahap.