BERITA TERKINI
Studi: Olahraga Sambil Mendengarkan Musik Favorit Bisa Membuat Latihan Lebih Lama

Studi: Olahraga Sambil Mendengarkan Musik Favorit Bisa Membuat Latihan Lebih Lama

Mendengarkan musik favorit saat berolahraga disebut bukan hanya membuat suasana latihan lebih menyenangkan, tetapi juga dapat membantu seseorang bertahan lebih lama dan meningkatkan toleransi terhadap rasa lelah.

Temuan itu disampaikan dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Psychology of Sport and Exercise. Penelitian tersebut melaporkan bahwa olahraga sambil mendengarkan musik pilihan sendiri mampu meningkatkan time to exhaustion—waktu seseorang bertahan hingga benar-benar kelelahan—sekitar 20 persen.

Dalam studi ini, 29 orang dewasa diminta menjalani latihan bersepeda intensitas tinggi dalam dua kondisi: tanpa musik dan dengan musik favorit masing-masing. Hasilnya, peserta yang berolahraga sambil mendengarkan musik mampu bertahan rata-rata hampir enam menit lebih lama dibanding saat berolahraga tanpa musik.

Meski performa meningkat, peneliti tidak menemukan perubahan signifikan pada denyut jantung, kadar laktat, maupun konsumsi oksigen. Karena itu, peneliti menduga musik lebih banyak memengaruhi aspek psikologis ketimbang fisik.

Ilmuwan pangan Felix Zulhendri menjelaskan, musik dapat membantu otak mengalihkan fokus dari rasa tidak nyaman saat berolahraga, sehingga tubuh terasa lebih mampu menoleransi rasa lelah. “Musik favorit membuat seseorang lebih termotivasi dan terdistraksi dari rasa capek. Jadi, tubuh sebenarnya bekerja keras, tetapi otak tidak terlalu fokus pada rasa lelahnya,” kata Felix.

Menurutnya, efek ini terutama muncul ketika seseorang mendengarkan lagu yang disukai, bukan sekadar musik biasa. Ritme dan emosi dari lagu favorit dinilai dapat memicu semangat sekaligus menjaga konsentrasi selama latihan. “Kalau lagunya sesuai selera, biasanya muncul dorongan emosional yang bikin orang ingin terus bergerak. Itu yang membuat performa olahraga bisa meningkat,” ungkapnya.

Ia juga merujuk temuan studi lain yang menyebut sinkronisasi gerakan tubuh dengan irama musik dapat meningkatkan motivasi, memperbaiki suasana hati, dan menurunkan persepsi rasa capek selama olahraga. Selain itu, penelitian di Scientific Reports pada atlet handball perempuan menunjukkan musik pilihan sendiri saat pemanasan dapat meningkatkan performa anaerobik secara signifikan.

Felix menilai, temuan-temuan tersebut dapat menjadi cara sederhana agar masyarakat lebih konsisten berolahraga, terutama bagi mereka yang kerap cepat lelah atau mudah bosan saat latihan. Namun, ia mengingatkan agar penggunaan musik tetap memperhatikan keselamatan, terutama saat berlari atau bersepeda di jalan raya. “Kalau olahraga di luar ruangan tetap harus waspada. Volume musik jangan terlalu keras supaya tetap bisa mendengar kondisi sekitar,” tutup Felix.