Synchronize Fest 2026 dijadwalkan berlangsung di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, pada 17, 18, dan 19 Oktober 2026. Memasuki edisi ke-11, festival musik ini kembali melibatkan kolaborator dari ranah seni rupa untuk merumuskan gagasan festival melalui bahasa visual yang dapat dibaca publik.
Kolaborator yang diajak kali ini adalah Marishka Soekarna, seniman dan ilustrator multidisiplin yang dikenal dengan nama akun @drawmama. Ia telah lebih dari 20 tahun mengolah bahasa visual melalui beragam medium, dengan titik pijak pada keresahan yang dekat dengan kesehariannya.
Dalam penggambaran yang dilekatkan pada karyanya, Marishka menghadirkan suasana dingin dan janggal, terasa familiar namun tidak sepenuhnya akrab. Visualnya kerap menampilkan keramaian dengan tatap kekosongan, nuansa perayaan yang disertai gestur kegetiran.
Tim Synchronize Fest menilai pemilihan Marishka dapat mewakili sekaligus membahasakan keresahan, ketidakpastian, dan kekhawatiran. Mereka menyebut pendekatan visual yang memuat perasaan campur aduk serta ironi dinilai relevan dengan situasi sosial, ekonomi, dan politik masyarakat Indonesia saat ini.
Marishka merupakan seniman visual asal Indonesia yang kini berdomisili di Belanda. Ia berlatar pendidikan Seni Murni jurusan Seni Grafis, dan praktik berkesenian yang dijalani mencakup berbagai metode serta medium, seperti gambar, lukisan, cetak-mencetak, digital, mural, video, dan instalasi.
Dalam karya-karyanya, tubuh perempuan kerap dihadirkan sebagai medium bertutur, sekaligus merepresentasikan ruang intim tempat perjumpaan dengan memori, refleksi, dan reaksi. Ia juga merasakan ikatan yang mendalam dengan alam, yang baginya menghadirkan dualisme: ketenangan sekaligus rasa takut dan ketidakberdayaan di hadapan amarahnya.

