Penyanyi R&B asal Amerika Serikat, SZA, menyatakan kegelisahannya terhadap semakin masifnya penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di industri musik.
Dalam pernyataannya, SZA menilai perkembangan dan pemanfaatan AI dalam musik berpotensi menyudutkan musisi kulit hitam. Ia pun menyuarakan kekhawatiran atas dampak yang dapat ditimbulkan dari tren tersebut di tengah industri yang kian mengandalkan teknologi.

