Tadarus Sastra yang diinisiasi Yayasan Serayu Penawara bersama Sanggar Seni Samudra menyedot antusiasme masyarakat. Berbeda dari gelaran biasanya, acara kali ini dinilai lebih inklusif karena karya sastra disuguhkan agar dapat dinikmati penyandang disabilitas.
Acara digelar di Cafe Bahenol, Karangklesem, Purwokerto Selatan, Banyumas, pada Jumat malam, 13 Maret 2026. Dalam pelaksanaannya, pembacaan karya dikombinasikan dengan penggunaan bahasa isyarat.
Terobosan tersebut ditujukan untuk memastikan kawan-kawan tunarungu tetap dapat meresapi nilai-nilai kehidupan yang disampaikan melalui bait-bait sastra.
Pertunjukan dikemas secara apik dan mengagumkan. Tadarus Sastra malam itu tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga dipandang menghadirkan percikan nilai spiritualitas di tengah bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Melalui aksesibilitas bahasa isyarat, Sanggar Seni Samudra disebut melangkah lebih jauh dengan menyentuh sisi kemanusiaan yang lebih dalam, sekaligus memperluas ruang apresiasi sastra bagi semua kalangan.

