BERITA TERKINI
Tadarus Sastra Ramadhan di Tipar Kidul Padukan Nuansa Religi dan Kreativitas Seni

Tadarus Sastra Ramadhan di Tipar Kidul Padukan Nuansa Religi dan Kreativitas Seni

Suasana malam Ramadhan di Balai Desa Tipar Kidul, Banyumas, terasa berbeda pada Sabtu, 7 Maret 2027. Usai salat tarawih, ratusan warga yang didominasi generasi muda berkumpul mengikuti kegiatan Tadarus Sastra Ramadhan, sebuah pertemuan yang memadukan spiritualitas bulan suci dengan ekspresi sastra.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Tipar Kidul, Karang Taruna Desa Tipar Kidul, dan Kawantra, bekerja sama dengan Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas (DKKB). Penyelenggara menyebut acara tersebut sebagai upaya menghadirkan ruang kultural yang hidup di wilayah Banyumas Barat.

Rangkaian acara dimulai sejak sore hari melalui pembagian takjil kepada masyarakat, dilanjutkan buka puasa bersama, salat tarawih berjamaah, serta tadarus Al-Qur’an. Setelah rangkaian ibadah, kegiatan berlanjut ke inti acara, yaitu tadarus sastra berupa pembacaan puisi bernuansa religius.

Puisi-puisi yang dibacakan mengangkat tema yang selaras dengan suasana Ramadhan, mulai dari refleksi spiritual, kerinduan kepada Tuhan, hingga pesan moral dan kemanusiaan. Selain pembacaan puisi, panggung juga diisi penampilan kreatif seperti pantomisasi puisi, sulap puisi, dan musikalisasi puisi.

Sejumlah tokoh seni dan sastra Banyumas turut hadir, di antaranya Sekretaris Umum DKKB Jarot Setyoko dan Wakil Ketua Umum DKKB Edi Romadhon. Hadir pula para penyair dan seniman lintas generasi, antara lain Wanto Tirta, Riswo Mulyadi, Trisnatun Abuyafi, Yanwi Mudrikah, Yusuf Bawor, Jarot Guandi, Hamidin Krazan, Dewandaru Ibrahim, Rokhmat Hidayat Pawon, Yoga Wicaksana Tempolong, dan Yudhi Bawor.

Jarot Setyoko mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan untuk merayakan Ramadhan dengan pendekatan khazanah kebudayaan Islami. Ia juga menyampaikan bahwa DKKB berencana menggelar Tadarus Sastra Ramadhan 2026 di lokasi lain, dengan tujuan menumbuhkan minat bersastra dan menggairahkan tradisi literasi di kalangan generasi muda, khususnya dari kalangan Islam.

Selain seniman, acara dihadiri perangkat Desa Tipar Kidul Ika Maryani serta Handoko selaku pembina Karang Taruna Desa Tipar Kidul sekaligus pembina Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Tipar Kidul. Sejumlah kelompok dan komunitas juga turut meramaikan, termasuk OSIS SMA N 1 Ajibarang, PAC GP Ansor Kecamatan Ajibarang, PAC Rijalul Ansor Kecamatan Ajibarang, Karang Taruna Kecamatan Ajibarang, Pakta 06, Pemuda Surangkara, serta komunitas seni seperti Jaspinka (Jaringan Sastra Pinggir Kali), Blakdhen, dan Wirid Ngajikustik.

Meski berlangsung hingga larut, penonton tetap mengikuti acara sampai selesai. Kegiatan dimulai pukul 21.00 WIB dan berakhir pada 00.05 WIB. Ketua panitia, Algar Mahesa, menyebut kegiatan ini dihadirkan sebagai ruang perjumpaan kreatif bagi sastrawan, pegiat literasi, dan pecinta sastra di wilayah Banyumas Barat.

Salah satu pengisi acara, Riswo Mulyadi, menilai antusiasme peserta hingga tengah malam menunjukkan kuatnya energi anak muda dalam menghidupkan kegiatan sastra. Ia mengapresiasi panitia yang dinilainya berhasil menghadirkan acara yang bermakna bagi masyarakat.

Melalui Tadarus Sastra Ramadhan, Balai Desa Tipar Kidul tidak hanya menjadi tempat berkumpul warga, tetapi juga panggung budaya yang mempertemukan nilai religius, sastra, dan semangat generasi muda dalam satu malam Ramadhan.