BERITA TERKINI
The Dresden Dolls Umumkan Konser di Paris pada 8 September 2026

The Dresden Dolls Umumkan Konser di Paris pada 8 September 2026

The Dresden Dolls mengumumkan kembalinya mereka ke panggung lewat rangkaian konser singkat di Eropa. Di Paris, duo Amanda Palmer dan Brian Viglione dijadwalkan tampil di Élysée Montmartre pada Selasa, 8 September 2026.

Grup asal Amerika Serikat yang dikenal dengan gaya “cabaret punk” ini akan merayakan 20 tahun album studio kedua mereka, Yes, Virginia.... Bersamaan dengan perayaan tersebut, versi rekaman ulang album itu, Yes, Virginia…(Tailor’s Version), dijadwalkan rilis pada 7 Agustus 2026. The Dresden Dolls juga telah memperkenalkan versi baru dari lagu “Backstabber (Tailor’s Version)”.

Tur ini mencakup sejumlah kota di Eropa, termasuk Wina, Warsawa, Praha, Berlin, Manchester, dan London, serta satu jadwal di Prancis melalui konser Paris. Setelah rangkaian Eropa, konser juga direncanakan berlanjut di Amerika Utara, di antaranya Brooklyn, Boston, Chicago, Montréal, Toronto, San Francisco, dan Portland.

Melalui unggahan di Instagram, The Dresden Dolls menyebut ada kota-kota dalam tur ini yang belum mereka kunjungi selama lebih dari 20 tahun. Mereka menyinggung antusiasme untuk kembali membawa perangkat panggung mereka dan menampilkan pertunjukan yang menjadi ciri khas band tersebut.

Untuk penjualan tiket, pra-penjualan artis tur bertajuk Yes, Virginia...(Tailor’s Version) dibuka pada Rabu, 13 Mei pukul 10.00 Waktu Bagian Timur (16.00 waktu Prancis). Pra-penjualan ini hanya berlaku bagi mereka yang menerima kata sandi melalui pendaftaran email dan SMS. Sementara itu, penjualan umum dijadwalkan pada Jumat, 15 Mei pukul 10.00 waktu setempat.

The Dresden Dolls terbentuk pada 2001, berpusat pada pianis sekaligus penyanyi-penulis lagu Amanda Palmer dan drummer/multi-instrumentalis Brian Viglione. Dalam konser Paris nanti, penonton disebut dapat menyaksikan penampilan langsung lagu-lagu dari repertoar mereka, termasuk versi terbaru dari “Sex Changes”, “My Alcoholic Friends”, dan “Delilah”.