Duo rock The Virgin merilis single terbaru berjudul “Gila Dangdut”. Lagu ini menjadi eksperimen musikal yang memadukan distorsi gitar rock dengan irama dangdut koplo, serta menghadirkan sentuhan rap berbahasa Jawa.
Mita The Virgin menjelaskan, “Gila Dangdut” berangkat dari keresahan terhadap stigma yang kerap melekat pada dangdut. Menurutnya, dangdut sering dianggap sebelah mata meski diam-diam digemari banyak orang. “Karya ini lahir dari keresahan yang jenaka tentang bagaimana dangdut sering kali dianggap kampungan, padahal diam-diam dicintai banyak orang,” ujar Mita dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/5).
Secara naratif, lagu ini bercerita tentang seseorang yang awalnya enggan menonton tayangan dangdut di televisi, namun akhirnya takluk pada daya kendang yang sulit ditolak. Di sisi lain, elemen rap Jawa di dalamnya turut menyentil fenomena penyanyi instan dan budaya pesta yang marak di industri hiburan.
Single “Gila Dangdut” digarap bersama Yogi RPH sebagai komposer sekaligus produser. Untuk menjaga nuansa dangdut tetap otentik, The Virgin juga berkolaborasi dengan Febry XDR yang menghadirkan energi DJ Koplo Section.
Mita menyebut, proyek ini menjadi upaya The Virgin untuk keluar dari pakem bermusik yang biasa mereka jalani. “Kami ingin menunjukkan bahwa keberanian keluar dari zona nyaman adalah bagian dari perjalanan bermusik. Genre bukanlah batas, melainkan ruang untuk merayakan keberagaman,” katanya.
Sebelum merilis “Gila Dangdut”, The Virgin sempat meluncurkan single melankolis “Bila Hatimu Pergi” pada awal Mei 2026.