HBO merilis trailer lengkap musim pertama serial terbaru A Knight of the Seven Kingdoms pada Selasa, 20 Januari 2026. Cuplikan ini memberi gambaran lebih dalam tentang spin-off Game of Thrones, namun juga memicu kritik dari sebagian penggemar yang menilai trailer tersebut terlalu banyak mengungkap alur cerita utama.
Trailer yang turut diunggah di Twitter menampilkan petualangan Ser Duncan the Tall (Dunk), seorang ksatria pengembara, bersama pengawalnya yang masih kecil, Egg. Keduanya berusaha mencari peruntungan lewat sebuah turnamen besar, tetapi kemudian terseret masalah. Dalam salah satu adegan, Duncan terlihat memukul seorang bangsawan Targaryen, yang berujung pada hukuman berupa pertarungan tangan kosong.
Selain adegan pertarungan, trailer juga menyisipkan kilas balik emosional yang merujuk pada masa kecil Dunk, serta menampilkan beberapa pertempuran brutal yang mengisyaratkan intensitas aksi di serial ini.
Respons penggemar—terutama mereka yang telah membaca novel aslinya, The Hedge Knight karya George R. R. Martin—beragam. Sejumlah komentar menyoroti bahwa trailer dianggap membocorkan terlalu banyak detail penting. Seorang pengguna Twitter menulis, “Worst upcoming weeks trailer I’ve seen. It literally spoils 85% of the story for people,” sementara pengguna lain menyebut, “Revealed the whole damn plot here,” disertai emoji face-palm.
Keluhan tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan penggemar tentang alasan HBO merilis trailer dengan muatan plot yang dianggap besar, mengingat jaringan ini dikenal ketat menjaga kerahasiaan cerita untuk serial-serial unggulannya.
A Knight of the Seven Kingdoms berlatar sekitar 100 tahun sebelum peristiwa Game of Thrones dan 100 tahun setelah House of the Dragon. Serial ini mengadaptasi The Hedge Knight dan berpusat pada Dunk, ksatria yang digambarkan naif namun pemberani, yang membentuk aliansi tak terduga dengan Egg, pengawal kecil yang tangguh. Cerita mengikuti upaya Dunk membuktikan dirinya di sebuah kerajaan yang masih diperintah keluarga Targaryen sebagai pemegang Iron Throne.
Berbeda dari pendahulunya, serial ini disebut tidak menampilkan naga. Musim pertamanya juga dibuat lebih ringkas, hanya enam episode dengan durasi sekitar 35 menit per episode. Penayangannya dijadwalkan mingguan di HBO untuk wilayah Amerika Serikat serta Sky/NOW di Inggris. Di sisi lain, penggemar Game of Thrones juga menantikan musim ketiga House of the Dragon yang dijadwalkan rilis pada musim panas tahun ini.

