HBO Max merilis trailer terbaru serial prekuel Game of Thrones, A Knight of the Seven Kingdoms (AKotSK), yang justru memicu sorotan dan kritik. Cuplikan berdurasi sekitar dua menit itu dinilai terlalu banyak mengungkap detail cerita musim perdananya.
Trailer tersebut dirilis setelah penayangan perdana serial pada 18 atau 19 Januari 2026. Dalam video itu, HBO Max menampilkan potongan adegan dari enam episode yang menjadi rangkaian musim pertama.
Sejumlah penggemar dan kritikus mengaku terkejut karena banyaknya informasi naratif yang tersaji. Meski disebut tidak membocorkan salah satu kejutan terbesar dari materi buku aslinya, trailer itu tetap dianggap kurang menjaga kerahasiaan alur cerita. Secara garis besar, plot debut musim AKotSK dinilai sudah terungkap melalui cuplikan tersebut.
AKotSK mengadaptasi novella The Hedge Knight karya George R.R. Martin, bagian pertama dari trilogi literatur Dunk and Egg. Materi sumber ini tergolong ringkas, hanya sekitar 66 halaman, jauh lebih pendek dibanding novel utama dalam seri Game of Thrones.
Perbedaan panjang materi sumber itu disebut menjadi salah satu faktor yang membedakan strategi promosi. Pada serial Game of Thrones, HBO sebelumnya dinilai lebih leluasa menyembunyikan kejutan besar lewat trailer, sementara pada AKotSK, pendeknya materi adaptasi membuat strategi menampilkan banyak adegan kunci dianggap berisiko mengurangi unsur kejutan.
Pantauan pada kolom komentar di YouTube menunjukkan sebagian penonton mengaku bingung dan kecewa karena merasa sudah mengetahui sebagian besar alur cerita yang seharusnya menjadi kejutan saat menonton. Mereka menilai pengalaman menikmati serial bisa berkurang akibat trailer yang terlalu informatif.
Di tengah ekspektasi tinggi dari penggemar semesta Westeros, keputusan HBO Max menampilkan banyak adegan penting dalam promosi AKotSK turut memunculkan pertanyaan mengenai strategi pemasaran yang dipilih untuk musim perdana serial tersebut.

