Presiden Amerika Serikat Donald Trump memastikan isu penjualan senjata AS kepada Taiwan akan menjadi salah satu agenda pembahasan saat ia bertemu Presiden China Xi Jinping di Beijing pekan ini. Pembicaraan itu berlangsung di tengah sensitivitas hubungan Washington dan Beijing terkait status Taiwan.
Trump menyatakan pembahasan mengenai dukungan militer AS kepada Taiwan akan ia sampaikan langsung kepada Xi. Ketika ditanya soal kelanjutan penjualan senjata AS untuk Taiwan, Trump tidak memberikan jawaban tegas, namun menegaskan isu tersebut akan dibicarakan dalam pertemuan bilateral.
“Saya akan membahas hal itu dengan Presiden Xi,” kata Trump kepada wartawan pada Selasa (12/05/2026), sebagaimana dilaporkan AFP. Ia menambahkan, “Presiden Xi ingin kita tidak melakukannya, dan saya akan membahasnya. Itu salah satu dari banyak hal yang akan saya bicarakan.”
Trump juga menyampaikan keyakinannya bahwa Beijing tidak akan merebut Taiwan, yang ia sebut sebagai negara demokrasi berdaulat. Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap ketegangan di Selat Taiwan.
Secara diplomatik, AS hanya mengakui Beijing sebagai pemerintah resmi China. Namun, berdasarkan hukum domestik AS, Washington tetap berkewajiban menyediakan persenjataan bagi Taiwan untuk membantu kemampuan pertahanan diri wilayah tersebut.
Pertemuan Trump dan Xi diperkirakan menjadi sorotan karena dinilai dapat memengaruhi dinamika hubungan AS-China, termasuk isu keamanan di Asia Timur dan masa depan hubungan dengan Taiwan.