BERITA TERKINI
Tumbuhan Liar Menutupi Sungai Sadar di Mojokerto, Warga Khawatir Picu Sumbatan Saat Hujan

Tumbuhan Liar Menutupi Sungai Sadar di Mojokerto, Warga Khawatir Picu Sumbatan Saat Hujan

Permukaan Sungai Sadar di Lingkungan Gunung Anyar, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, dipenuhi tumbuhan liar. Tanaman air tersebut dilaporkan tumbuh pesat dalam sebulan terakhir hingga menutup permukaan sungai.

Ketua RT 01/RW 06 Lingkungan Gunung Anyar, Sentot Soeharsono, mengatakan kemunculan tanaman air di Sungai Sadar merupakan kejadian tahunan yang biasanya terjadi saat musim kemarau. Menurutnya, ketika ketinggian air menurun, tanaman seperti kangkung, eceng gondok, dan sejenisnya mudah tumbuh. Hal itu disampaikannya pada Selasa (13/8).

Sentot menyebut tanaman air mulai terlihat sejak sebulan terakhir, namun pertumbuhannya sangat cepat hingga hampir menutupi seluruh permukaan Sungai Sadar. Ia menyatakan kondisi sungai tertutup tanaman air dari ujung barat hingga ujung timur.

Warga setempat sempat berupaya membersihkan dengan mengambil tanaman untuk pakan ternak. Namun, Sentot menilai langkah itu belum cukup untuk membasmi gulma air. Ia mengkhawatirkan saat musim hujan, aliran dari hulu dapat mendorong tumpukan tanaman dan sampah hingga menyumbat pintu air.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto, Amin Wachid, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan DPUPR Perakim terkait penumpukan tanaman air di Sungai Sadar. DLH menjadwalkan pembersihan di wilayah Gunung Anyar dan akan menerjunkan tim untuk mengevakuasi tumbuhan liar tersebut.

Amin menambahkan, pembersihan Sungai Sadar telah dilakukan secara bertahap sejak sebulan lalu, dimulai dari hulu di Jembatan Tropodo, Kelurahan Meri. Kegiatan serupa disebut akan berlanjut sepanjang Agustus.

Pengelola Sumber Daya Air DPUPR Perakim Kota Mojokerto, Sumarianto, menyampaikan pembersihan Sungai Sadar dilakukan rutin setiap Jumat. Ia mengatakan aliran sungai di Lingkungan Gunung Gedangan menjadi salah satu lokasi sasaran. Meski menyebut kewenangan sungai berada di tingkat provinsi, pihaknya berinisiatif melakukan pembersihan untuk mencegah dampak yang tidak diinginkan.

Sumarianto menjelaskan, setiap pekan sebanyak 17 petugas diterjunkan untuk mengangkat sumbatan dan tanaman dari Sungai Sadar. Pembersihan di aliran Sungai Sadar wilayah Lingkungan Gunung Anyar direncanakan dilaksanakan pada Jumat (16/8) bersama Dinas PU dan DLH.