BERITA TERKINI
Warga Binaan Rutan Kelas IIB Bengkulu Ikuti Pelatihan Musik untuk Pengembangan Diri

Warga Binaan Rutan Kelas IIB Bengkulu Ikuti Pelatihan Musik untuk Pengembangan Diri

Rutan Kelas IIB Bengkulu menggelar kegiatan latihan keterampilan musik bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Aula Rutan Bengkulu. Program ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang ditujukan untuk menyalurkan bakat dan minat secara positif, sekaligus membangun kepercayaan diri selama menjalani masa pembinaan.

Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Tomy Yulianto, hadir langsung memberikan motivasi kepada warga binaan agar memanfaatkan masa pembinaan dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, pelatihan musik tidak hanya menekankan kemampuan teknis memainkan alat musik, tetapi juga melatih kedisiplinan, kerja sama, dan kepekaan sosial di antara sesama warga binaan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana ekspresi positif bagi warga binaan. Musik mampu membangun semangat, memperkuat mental, serta menjadi media pembelajaran untuk bekerja sama dan saling menghargai,” ujar Tomy.

Pelaksanaan latihan musik turut didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Ahmag Gunawan, yang memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Pendampingan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pembinaan dan keamanan agar program berjalan sesuai rencana.

Dalam sesi latihan, warga binaan tampak antusias mengikuti arahan dan memainkan berbagai alat musik yang disediakan. Kegiatan dilakukan secara bersama-sama, mulai dari pengenalan alat musik, teknik dasar, hingga latihan memainkan lagu secara berkelompok. Suasana latihan di aula diwarnai semangat kebersamaan yang mencerminkan proses pembinaan yang humanis.

Tomy juga menyampaikan bahwa pembinaan keterampilan seperti musik dinilai strategis untuk membekali warga binaan dengan kemampuan yang dapat dikembangkan setelah masa pidana selesai. Selain menjadi sarana hiburan, keterampilan musik diharapkan dapat menjadi bekal untuk berkarya dan berkontribusi positif di masyarakat.

“Kami berharap warga binaan dapat terus mengasah bakat dan keterampilannya, sehingga ketika kembali ke masyarakat, mereka memiliki kepercayaan diri dan kemampuan yang bermanfaat,” katanya.

Melalui pelatihan musik ini, Rutan Bengkulu menegaskan komitmennya menghadirkan program pembinaan yang kreatif dan berkelanjutan, dengan pendampingan yang optimal agar warga binaan dapat menjalani masa pembinaan secara produktif dan lebih mandiri di masa depan.