PT Waskita Karya (Persero) Tbk menggarap proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di sejumlah wilayah di Sumatra Selatan dan Aceh. Total nilai kontrak untuk dua paket pekerjaan tersebut mencapai Rp 1,48 triliun.
Di Sumatra Selatan, Waskita Karya mengerjakan pembangunan SR dengan nilai kontrak Rp 719,5 miliar. Proyek sarana pendidikan ini dibangun di Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, serta Empat Lawang.
Sementara di Aceh, Waskita Karya menangani pembangunan SR senilai Rp 757,05 miliar yang berlokasi di Kabupaten Nagan Raya, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam. Penandatanganan kontrak proyek tersebut dilakukan pada Desember 2025 di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta.
Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy, menyatakan perusahaan siap terus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fasilitas pendidikan. Ia menegaskan, sebagai BUMN konstruksi dengan pengalaman lebih dari 65 tahun membangun infrastruktur di Indonesia, Waskita Karya siap terlibat lebih banyak dalam pengerjaan Sekolah Rakyat.
Menurut Ermy, pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya dipandang sebagai pelaksanaan tugas pemerintah, tetapi juga sebagai upaya mencerdaskan bangsa dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Sekolah Rakyat disebut merupakan gagasan langsung dari presiden untuk memotong rantai kemiskinan.

