BERITA TERKINI
Wulan Guritno Bantah Nepotisme di Film "Malam 3 Yasinan", Sebut Casting Shaloom Ditentukan Sutradara

Wulan Guritno Bantah Nepotisme di Film "Malam 3 Yasinan", Sebut Casting Shaloom Ditentukan Sutradara

Aktris Wulan Guritno untuk pertama kalinya menjajal peran sebagai produser film lewat proyek horor berjudul Malam 3 Yasinan. Film ini menjadi langkah baru dalam kariernya, sekaligus menarik perhatian publik karena menghadirkan putrinya, Shaloom Razade, sebagai salah satu pemeran utama.

Keterlibatan ibu dan anak dalam satu proyek film memunculkan sorotan, termasuk isu nepotisme yang kerap muncul dalam kolaborasi keluarga di industri hiburan. Menanggapi hal itu, Wulan menegaskan dirinya tidak terlibat dalam proses pemilihan pemain.

Menurut Wulan, proses casting sepenuhnya ditangani sutradara Yannie Sukarya. “Jadi Yani lah yang melakukan casting, bukan kita di Hellro, bukan di Alkimia (PH) gitu kan,” kata Wulan saat ditemui di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Desember 2025.

Wulan juga menyebut Shaloom tidak mengetahui bahwa film tersebut merupakan produksi ibunya. “Nah, dari situ mungkin Shalom enggak tahu ini produksi mamanya juga gitu,” ujarnya.

Wulan mengungkapkan, dirinya sempat menolak ketika Yannie mengusulkan Shaloom sebagai kandidat pemeran utama. Penolakan itu bukan karena meragukan kemampuan sang putri, melainkan karena ia enggan menghadapi komentar negatif dari publik.

“Bukan karena aku tidak yakin dia capable gitu kan, tetapi ‘Ah, malas ah, suara-suara sumbang itu toh. Banyaklah kesempatan di luar sana buat dia insyaAllah’,” kata Wulan. Ia menambahkan, “Nggak usah produksi mamanya lah, nanti ada ucapan ‘mamanya yang bikin film, anaknya yang main’. Malas saja gitu.”

Meski demikian, Wulan mengatakan Yannie tetap menjalankan proses casting seperti biasa tanpa sepengetahuannya. “Ya beneran gitu. Tapi ternyata Yani tetap melakukan casting, dan she came back to me,” ucapnya.

Dalam proses pencarian pemeran untuk karakter Sara Samira, Yannie disebut telah menghubungi sejumlah nama yang dinilai cocok. Namun, menurut Wulan, sutradara belum menemukan sosok yang memberikan nuansa yang tepat untuk karakter tersebut.

“Dia bilang, 'Kak, aku udah hubungi ini, ini, ini yang kakak mau, ada yang bisa, eh ada yang enggak bisa, ada yang bisa di-casting. Aku kok enggak dapat feelnya untuk memerankan Sara Samira',” tutur Wulan.

Pada akhirnya, Yannie menjatuhkan pilihan kepada Shaloom Razade. Wulan menyebut keputusan itu merupakan pertimbangan sutradara berdasarkan kebutuhan cerita. Meski sempat khawatir terhadap respons publik, Wulan mengaku merasa bangga karena putrinya dinilai layak melalui proses tersebut.

“Tapi ternyata kalau memang seorang sutradara dari ceritanya sudah punya keputusan, aku mau bilang apa gitu. Tapi dalam hati ada rasa bangga juga, ‘Ih, lulus juga dia’,” kata Wulan. Ia menutup pernyataannya dengan, “Hebat, dia udah anak gue gitu kan.”

Malam 3 Yasinan dijadwalkan tayang pada 8 Januari 2026. Selain Shaloom, film ini juga dibintangi Piet Pagau dan Hamish Daud.