Sejumlah idol K-pop pria pernah mengalami momen tak terduga ketika mendapat tawaran casting saat masih berstatus pelajar. Tawaran itu datang dari perwakilan agensi yang mendatangi area sekolah atau menemui mereka sepulang sekolah. Berikut rangkuman kisah tujuh idol yang disebut pernah direkrut lewat cara tersebut.
Eunseok RIIZE
Eunseok menceritakan proses dirinya direkrut SM Entertainment melalui sebuah program pada 2024. Menurut pengakuannya, SM pertama kali menawarinya bergabung di depan sekolah, tetapi saat itu ia tidak tertarik menjadi idol K-pop.
Tawaran kemudian datang lagi saat ia menunggu di stasiun kereta bawah tanah Cheongdam, lalu untuk ketiga kalinya di jalanan. Eunseok baru menerima tawaran tersebut tiga tahun kemudian, dan keputusan itu diambilnya tepat di depan sekolah. Ia juga menyebut daya tarik yang membuat SM tertarik adalah visualnya yang dinilai menawan dan dianggap memancarkan kesan khas idol dari agensi tersebut.
Mingyu SEVENTEEN
Seorang manajer casting Pledis Entertainment pernah mengungkap kisah pertemuannya dengan Mingyu. Ia mengaku melihat Mingyu saat sang idol sedang menunggu di depan sekolah pada jam sekolah, berjalan bersama teman-temannya dari kejauhan. Dalam momen itu, Mingyu disebut tampak “bersinar”.
Dilansir Koreaboo, Mingyu menyetujui permintaan Pledis untuk mengikuti audisi. Ia datang tanpa persiapan lagu atau koreografi, lalu menampilkan lagu kebangsaan Korea Selatan dan koreografi yang dipelajarinya di gereja. Mingyu kemudian diterima, dan setelah menjadi trainee ia mengembangkan kemampuannya.
Jackson GOT7
Dilansir Koreaboo, Jackson pernah disarankan gurunya untuk bersekolah di sekolah internasional karena diduga mengidap ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder), mengingat ia dinilai terlalu aktif, banyak bicara, dan gelisah di kelas. Jackson kemudian menempuh studi di American International School Hong Kong dan merasa cocok karena banyak siswa lain yang juga memiliki ADHD.
Suatu hari, perwakilan JYP Entertainment dari Korea Selatan mengunjungi sekolah tersebut. Saat itu Jackson yang berusia 16 tahun sedang bermain basket dan disebut menarik perhatian agen casting. Ia diminta mengikuti audisi di Kowloon. Jackson mengikuti audisi karena mengira JYP Entertainment menaungi BIGBANG yang ia kagumi, dan ia pun dinyatakan lolos.
Jaehyun NCT
Jaehyun pernah menceritakan pengalamannya diajak bergabung dengan SM Entertainment dalam program Happy Together pada 2018. Ia mengatakan, ketika itu ia sedang membersihkan sepulang sekolah. Tepat saat hendak pergi, seseorang dari SM berada di luar sekolah dan mengajaknya bergabung.
Kim Jonghyeon (eks NU’EST)
Dilansir Koreaboo, Kim Jonghyeon awalnya direkrut oleh koordinator Pledis Entertainment yang ditemuinya dalam perjalanan pulang sekolah. Orangtuanya sempat melarangnya mengikuti audisi karena mengira tawaran tersebut penipuan.
Koordinator itu kemudian disebut pergi ke Gangneung untuk meyakinkan orangtua Jonghyeon agar mengizinkannya mengikuti audisi.
Minhyun (eks NU’EST)
Masih dilansir dari sumber yang sama, Minhyun juga mendapat tawaran casting sepulang sekolah. Saat itu, teman-temannya sedang makan sate ayam. Minhyun awalnya ingin pulang dan mengaku tidak lapar, tetapi dibujuk untuk ikut makan. Dalam situasi itulah seorang manajer casting Pledis Entertainment menemukannya.
Jonghyun SHINee
Dilansir Koreaboo, Jonghyun ditemukan melalui pencarian bakat di jalanan pada 2005. Saat itu ia baru selesai tampil bersama band-nya di sebuah festival sekolah. Meski awalnya direkrut karena visual, ia disebut cepat membuktikan kemampuan yang menonjol. Jonghyun kemudian debut sebagai vokalis utama SHINee pada 2008.
Berbagai kisah tersebut menunjukkan bahwa ketertarikan awal agensi kerap berangkat dari kesan visual atau aura yang menonjol. Namun, para calon idol tetap diwajibkan menjalani proses pelatihan untuk mengasah kemampuan sebelum memperoleh peluang debut.

