BERITA TERKINI
8 Rekomendasi Serial dan Film Bertema Survival Game yang Mengingatkan pada ‘Squid Game’

8 Rekomendasi Serial dan Film Bertema Survival Game yang Mengingatkan pada ‘Squid Game’

Popularitas drama Korea Squid Game membuat tema survival game kembali banyak dibicarakan. Sejumlah serial dan film dari berbagai negara juga mengangkat premis serupa: sekelompok orang dipaksa mengikuti permainan berbahaya, dengan eliminasi sebagai konsekuensi kegagalan. Berikut delapan rekomendasi tontonan bertema permainan bertahan hidup yang kerap dibandingkan dengan Squid Game.

1. The 3%

Serial asal Brasil berjumlah empat musim ini dibintangi antara lain oleh João Miguel dan Bianca Comparato, serta diarahkan oleh Pedro Aguilera. Ceritanya berlatar masa depan ketika para peserta bersaing dalam permainan yang mempertaruhkan nyawa. Kekuatan, kecerdasan, dan moral menjadi modal utama untuk bertahan. Mereka yang lolos akan keluar dari kemiskinan dan hidup bersama masyarakat elit bernama Offshore, sementara yang gagal harus tereliminasi. Dari banyak anak muda yang ikut, hanya 3% yang berhasil lolos.

2. Alice in Borderland

Serial Jepang ini diadaptasi dari manga karya Haro Aso. Kisahnya mengikuti sejumlah orang yang tiba-tiba menghilang dari tempat tinggalnya dan tanpa sadar masuk ke dunia lain bernama Borderland, yang dibuat mirip dengan lingkungan asal mereka. Di dimensi tersebut, mereka harus mengikuti aturan permainan mematikan agar bisa selamat. Serial ini dibintangi Kento Yamazaki, Tao Tsuchiya, Yuki Morinaga, dan Keita Machida.

3. The Hunger Games

Diangkat dari novel terlaris karya Suzanne Collins, film The Hunger Games memulai sekuel pertamanya pada 2012 dan sukses di pasaran. Ceritanya berpusat pada kompetisi mematikan tahunan yang memilih secara acak anak muda usia 12–18 tahun untuk menjadi peserta. Jennifer Lawrence memerankan Katniss Everdeen, karakter yang dikenal karena keterampilannya memanah. Film ini juga dibintangi Josh Hutcherson, Liam Hemsworth, dan Elizabeth Banks.

4. Escape Room

Disutradarai Adam Robitel, film ini menampilkan permainan ruangan yang menuntut para peserta memecahkan teka-teki sebelum waktu habis. Para pemain sebelumnya menerima undangan untuk datang ke lokasi permainan dan harus menuntaskan rangkaian tantangan agar tidak terbunuh. Film ini dibintangi Taylor Russell dan Logan Miller, dengan elemen kerja sama tim menjadi kunci untuk menghindari hukuman mematikan.

5. The Hunt

Film bergenre horor ini menampilkan cerita tentang 12 orang asing yang dikirim ke tempat asing dan dipaksa beradaptasi satu sama lain. Setelah itu, mereka menjadi buruan kelompok pemangsa yang disebut kaum elit dunia. Dalam tekanan, para tokohnya berupaya bertahan hidup, termasuk dengan saling membunuh. Film ini disutradarai Craig Zobel dan dibintangi Emma Roberts, Amy Madigan, serta Betty Gilpin.

6. Ready or Not

Tayang pertama kali pada 2019, film garapan Matt Bettinelli-Olpin ini berkisah tentang keluarga Le Domas yang memiliki tradisi permainan mematikan. Samara Weaving memerankan Grace, perempuan yang tampak bahagia setelah menikah dengan pria kaya. Namun, tradisi keluarga sang suami membuat nyawanya dipertaruhkan: ia harus mengikuti permainan agar bisa selamat. Film ini juga menonjolkan gaya klasik vintage.

7. Battle Royale

Film yang diangkat ke layar lebar pada 2000 ini berlatar Jepang ketika para pemuda digambarkan kian membangkang. Pemerintah kemudian membentuk undang-undang Millenium Education Reform atau Battle Royale (BR). Setiap tahun, satu kelas 3 SMP dipilih secara acak untuk ditempatkan di pulau terpencil dan diperintahkan saling serang serta membunuh. Setiap siswa diberikan alat untuk memantau gerak-gerik siswa lain; jika dilepas, nyawa menjadi taruhannya. Film ini dikenal memberikan nuansa baru dalam perfilman Jepang saat itu dan disebut cukup sadis, bahkan ada negara yang menolak menayangkannya.

8. As The Good Will

Dibintangi Sota Fukushi, film ini mengikuti Shun Takahata, siswa laki-laki yang bosan dengan kehidupan sehari-hari dan berharap ada hal menantang dalam hidupnya. Harapannya terwujud ketika Daruma—boneka kayu tradisional Jepang—muncul dan dapat memecahkan kepala orang yang bergerak atau berbicara. Anak-anak yang bertahan akan melaju ke tahap berikutnya, dengan sekitar lima permainan yang harus dihadapi dan semuanya mempertaruhkan nyawa. Film ini sempat dibandingkan dengan beberapa adegan permainan dalam Squid Game, memicu tuduhan penjiplakan yang kemudian dibantah Hwang Dong Hyuk, yang menyatakan proses penulisan naskah Squid Game sudah ada sejak 2009.