Yogyakarta menyiapkan beragam agenda wisata sepanjang Maret 2026, mulai dari pameran seni, perhelatan budaya, hingga konser musik. Sejumlah kegiatan ini tersebar di berbagai lokasi, termasuk Keraton Yogyakarta, kawasan Ketandan, hingga stadion di pusat kota.
Berikut rangkuman agenda yang dapat dicatat bagi wisatawan maupun warga yang ingin merencanakan kunjungan selama Maret 2026.
Pameran dan agenda seni
Pameran Temporer Smarabawana dijadwalkan berlangsung pada 8 Maret–26 Agustus 2026 di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Pameran ini mengusung narasi perkembangan wilayah, tata kota, dan arsitektur Keraton Yogyakarta. Untuk mengunjungi pameran, pengunjung mengikuti ketentuan tiket masuk keraton. Menjelang pembukaan, akan ada penampilan khusus “Peragaan Busana Buron Wana” yang diiringi acapella oleh Yogyakarta Royal Choir pada 7 Maret 2026 di KgD. Pagelaran Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Pameran bertajuk “Tidak Ada Makan Siang Hari Ini” akan digelar di EDSU House pada 6 Maret–3 Mei 2026. Pameran ini disebut mengusung konsep yang mempertemukan praktik jalanan dengan ruang galeri, dengan tujuan mengajak pengunjung melihat proses berkarya lebih mendalam. Sejumlah nama yang tercantum antara lain Digie Sigit, Tuyuloveme, dan Sicovecas. Pembukaan untuk publik dijadwalkan pada 6 Maret 2026 pukul 17.00 WIB.
Agenda budaya
Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2026 kembali digelar di Kampoeng Ketandan. Kegiatan ini berlangsung sejak 25 Februari dan dijadwalkan berakhir pada 3 Maret 2026. PBTY tahun ini bertepatan dengan Ramadan, sehingga disebut menghadirkan stall makanan halal serta agenda berbagi takjil gratis di sekitar Malioboro dan Kampoeng Ketandan.
Pemuda Muhammadiyah Gondomanan Yogyakarta mengagendakan lomba Gema Takbir Jogja yang memperebutkan piala sultan. Kegiatan ini dijadwalkan pada 19 Maret 2026 mulai pukul 19.00 WIB, dengan titik mula di Komplek Kagungan Ndalem Masjid Gedhe Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Tema yang diangkat adalah “Takbir Menggetarkan Hati, Meneguhkan Tauhid, Membumikan Lingkungan”.
Tradisi Garebeg Sawal, yang menjadi puncak perayaan Idul Fitri, juga dijadwalkan berlangsung pada 20 Maret 2026. Dalam prosesi ini, gunungan hasil bumi dikawal prajurit keraton dari pelataran kemandungan menuju Masjid Gedhe Kauman untuk didoakan sebelum kemudian diperebutkan masyarakat.
Konser dan hiburan
Plaza Ambarrukmo menandai dua dekade perayaan melalui rangkaian acara bertajuk Swarnacitta XX Anniversary. Agenda dibuka dengan pagelaran 20 jam non-stop wayang kulit di Roof Space Plaza Ambarrukmo pada 4–5 Maret 2026. Rangkaian dilanjutkan dengan Grebeg 5.306 Gunungan Legomoro di Alun-Alun Ambarrukmo pada 5 Maret, dan pada malam harinya dijadwalkan penampilan Idgitaf.
Stage of Architecture, yang disebut sebagai acara puncak rangkaian Sepekan Arsitektur oleh mahasiswa arsitektur di Yogyakarta, akan menampilkan konser musik dan pameran karya. Konser dijadwalkan pada 7 Maret 2026 di Stadion Mandala Krida, dengan penampil yang tercantum antara lain Threesixty, 510, dan Sukses Lancar Rejeki.
Menjelang akhir bulan, Riang Gembira Festival dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret 2026 di Stadion Kridosono Yogyakarta. Sejumlah musisi yang tercantum antara lain Perunggu, The Jeblogs, Idgitaf, Barasuara, For Revenge, dan Sha. Informasi tiket disebut dimulai dari kisaran Rp100 ribuan.
Dengan ragam agenda tersebut, Maret 2026 menjadi salah satu periode padat kegiatan di Yogyakarta, memadukan pameran seni, tradisi, dan konser di berbagai titik kota.

