PADANG — Akademisi Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Mohammad Dary, menyebut musik sebagai media komunikasi sekaligus bahasa universal yang dapat dinikmati oleh semua orang.
“Musik itu adalah bahasa yang universal, karena semua orang itu bisa menikmati musik, bahkan tidak dengan lirik, karena itu musik selalu hadir dari zaman dulu sampai sekarang,” kata Mohammad Dary saat menyampaikan materi dalam Lokakarya Komposisi Musik yang digelar UPTD Taman Budaya Sumatera Barat di Padang, Selasa.
Menurutnya, musik memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Kedekatan banyak orang dengan musik membuatnya mampu memengaruhi aspek emosional pendengarnya.
Namun, ia menilai musik juga dapat gagal berkomunikasi apabila pendekatan, proses produksi, konteks, maupun tujuan penyajiannya tidak tepat. Karena itu, pertunjukan musik dinilai memegang peran penting untuk menyampaikan pesan secara utuh.
Ia menjelaskan, dalam film, teater, dan tari, musik berfungsi menyampaikan emosi, membangun atmosfer, memperkuat cerita, mengatur ritme, memberi identitas, serta menghidupkan pertunjukan. Agar selaras dengan interpretasi karya, komposer perlu memahami tujuan, pesan, emosi, budaya, dan konteks pertunjukan.
“Komposer harus mampu mendengar, membaca, dan mengidentifikasi bunyi, karena musik tradisional bukan hanya untuk dimainkan ulang, tetapi dapat menjadi sumber eksplorasi dan penciptaan bahasa musikal baru,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa peran komposer tidak berhenti pada pembuatan musik, melainkan turut merancang komunikasi emosional dalam sebuah cerita.