Aqila, seorang anak berusia 4 tahun, memiliki kondisi fisik yang istimewa. Dibandingkan anak seusianya, bobot tubuh Aqila disebut relatif lebih rendah dari yang semestinya. Selain itu, ia juga memiliki kelebihan satu jari di tangannya.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat semangat belajar Aqila menurun. Pada awalnya, Aqila sempat merasa sangat malu dan menganggap dirinya tidak bisa melakukan apa-apa.
Seiring waktu, Aqila menunjukkan perubahan. Rasa malu yang sempat menghambatnya perlahan berkurang, dan ia mulai memperlihatkan perkembangan yang dinilai pesat dalam proses belajarnya.

